Nasional
Menag Luncurkan Bedah Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin, Tekankan Moderasi Beragama dan Penguatan Literasi
Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menghadiri peluncuran sekaligus bedah buku Fikrah, Manhaj, dan Harakah Nahdliyah Dalam Perspektif K.H. Ma’ruf Amin di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Buku tersebut mengulas pemikiran, metodologi, dan gerakan moderat Ma’ruf Amin dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat peran Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa konsep Fikrah Nahdliyah yang berlandaskan nilai Tawassuth (moderat), Tasamuh (toleran), dan Tawazun (seimbang) menjadi fondasi penting dalam merawat kerukunan umat beragama di Indonesia.
Menurut Nasaruddin Umar, KH Ma’ruf Amin merupakan sosok ulama sekaligus organisatoris yang mampu menerjemahkan nilai-nilai keislaman moderat menjadi solusi nyata bagi persoalan kebangsaan, termasuk dalam pengembangan ekonomi syariah.
“Beliau tidak hanya mewariskan organisasi, tetapi juga cara berpikir, manhaj para ulama, dan ruh khidmah bagi bangsa. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, buku ini mengingatkan kita untuk memegang teguh sanad keilmuan serta memperkuat gerakan pemberdayaan berbasis pesantren,” ujar Menag.
Ia berharap peluncuran buku tersebut menjadi momentum kebangkitan literasi di kalangan santri, kiai, dan generasi muda agar warisan keilmuan ulama Nusantara tetap terjaga sekaligus mampu menjawab tantangan masyarakat modern.
Sementara itu, KH Ma’ruf Amin menekankan bahwa Nahdlatul Ulama, pesantren, dan berbagai institusi keagamaan tidak boleh hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi harus terus relevan dalam menjawab kebutuhan zaman.
Ia mengajak umat Islam untuk menjaga tiga pilar utama perjuangan, yakni Harakah Diniyah (gerakan keagamaan), Harakah Wathaniyah (gerakan kebangsaan), dan Harakah Iqtishadiyah (gerakan pemberdayaan ekonomi).
“Jangan sampai kita hanya bangga pada masa lalu dan kehilangan relevansi di masa depan. Kita harus menjadi penjaga keberagamaan yang adil sekaligus pelopor perbaikan peradaban,” pesan KH Ma’ruf Amin di hadapan ratusan ulama, kiai, akademisi, dan tokoh masyarakat.
Buku tersebut ditulis oleh Siti Haniatunnisa, putri KH Ma’ruf Amin, bersama H. Muhammad Zainal Arifin. Karya itu mendokumentasikan perjalanan pemikiran KH Ma’ruf Amin mengenai Nahdlatul Ulama, sekaligus menegaskan kesinambungan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU, termasuk Hasyim Asy’ari.
Menurut Siti Haniatunnisa, buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi Nahdlatul Ulama dalam mengarungi abad keduanya dengan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar organisasi.
Kehadiran Menteri Agama dalam peluncuran buku tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi pemikiran KH Ma’ruf Amin yang dinilai selaras dengan program prioritas Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia.
Acara ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, Ketua Umum Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, jajaran pengurus PBNU, pimpinan Majelis Ulama Indonesia, para ulama, pengasuh pondok pesantren, serta akademisi dari berbagai daerah di Indonesia.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login