DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pelatihan Aparatur Desa Luwu Timur, BPBD Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana
Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Pelatihan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa (Angkatan III) Tahun 2026 dengan menghadirkan sejumlah pemateri untuk memberikan pembekalan kepada para peserta.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Golden Tulip, Makassar, tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat pemahaman aparatur desa terhadap regulasi sekaligus meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pada Rabu (16/9/2026), salah satu pemateri yang hadir ialah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, dr. April.
Dalam kesempatan tersebut, dr. April menyampaikan materi mengenai penanggulangan bencana di tingkat desa. Ia mengimbau seluruh aparatur pemerintah desa agar tidak ragu membangun komunikasi dan berkonsultasi dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten, terutama ketika menghadapi persoalan terkait penanganan dan penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.
“Kerja kolaboratif adalah kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa. Olehnya itu, jangan ragu untuk berkonsultasi apabila menghadapi kendala dalam penanggulangan bencana maupun penyelenggaraan pemerintahan desa,” ujar dr. April.
Menurutnya, aparatur pemerintah desa memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari dan kondisi masyarakat di lapangan.
Karena itu, sinergi yang kuat antarlini pemerintahan diperlukan agar tata kelola pemerintahan sekaligus kesiapsiagaan bencana di tingkat desa dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada keselamatan serta kemajuan masyarakat.
April juga menekankan pentingnya membangun desa yang tangguh menghadapi bencana. Menurutnya, upaya tersebut harus diawali dengan kesadaran dan kesiapsiagaan aparatur desa.
“Pembentukan desa tangguh bencana harus dimulai dari kesadaran dan kesiapsiagaan aparatur desanya terlebih dahulu. Pemetaan wilayah rawan bencana, penyusunan jalur evakuasi, hingga pengalokasian anggaran desa yang responsif terhadap kondisi darurat menjadi hal krusial yang perlu dipersiapkan sejak dini,” tegas April.
Pelatihan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur tersebut telah dimulai pada 12 September 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 18 September 2026.
Melalui pelatihan yang mengedepankan konsultasi, koordinasi, dan sinergi antarpemerintahan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang tanggap, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login