Connect with us

NEWS

PT Annur Travel Gelar Raker,H Bunyamin M Yapid:Lebih Maju dan Lebih Mengglobal

Published

on

Kitasulsel—Makassar—PT Annur travel menggelar rapat kerja bersama mitra kerja dan agen di hotel Ibis style Makassar,Senin 02/12/2024.

Rapat kerja PT Annur Travel ini merupakan agenda tahunan guna memonitoring program kerja setahun sebelumnya dan mempersiapkan program lanjutan di tahun berikutnya.

Turut hadir dalam raker PT Annur Travel ini yakni motivator Rijal Jamal,Dirbina Kanwil Kemenag Sulsel beberapa tokoh yang selama ini ada di belakang suksesor Annur travel.

Ceo PT Annur Maarif dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan Annur Travel saat ini tidak hanya konsen untuk skala sulsel akan tetapi untuk tahun 2025 mendatang Annur akan lebih menasional.

“Tagline yang selama ini kita gunakan setelah raker ini kita ganti dengan Annur Lebih maju dan mengglobal,Ini bukan sekedar tagline namun ini adalah spirit yang kita ingin raih lewat program program kerja kita kedepan.

BACA JUGA  Harga BBM di Sulawesi Selatan Terbaru per 18 April 2026, Ini Rinciannya

Lebih lanjut staf khusus menteri agama ini juga menambahkan bahwasanya tekat untuk menasionalkan Annur travel sudah jauh waktu kita canangkan bersama,semoga tahun ini semua bisa terealisasi berkat dukungan dari kita semua sebagai mitra dan agen Annur travel di daerah.

“Motto Annur travel kan selama ini kita gaungkan yakni Annur dari desa ke kota,sekarang kita upgrade lagi dari sulsel untuk Indonesia,semua ini bisa kita capai berkat kinerja semua lini dan divisi di Annur travel,semoga pencapaian ini akan berdampak kepada kepuasan jamaah kepada performa kita dalam melayani,jelasnya.

Sementara itu mewakili kanwil kemenag sulsel,Kabid Dirbina sulsel Ismail dalam sambutannya mengapresiasi pencapai  Annur travel dari tahun ke tahun yang akhirnya menjadi referensi banyak biro haji dan umrah.

BACA JUGA  Benteng Kupa FC Menang pada Laga Perdana Liga Mulia Ramadhan 2025 Kota Makassar

“Pencapaian Annur travel ini terdata dan tertata dengan baik di kanwil kemenag sulsel,pencapaian sebagai travel dengan jumlah jamaah terbanyak hingga apresiasi dari jamaah akan Annur semua sampai di telinga kami,ini tak lepas dari komitmen dari Annur travel untuk konsisten memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan aturan yang ada,tetap menginspirasi dan menjadi referensi terbaik untuk Ummat,tutupnya.

Diketahui raker Annur travel ini dihadiri oleh seluruh mitra dan agen Annur travel dari seluruh kantor cabang diseluruh Indonesia,

Dalam raker ini juga manageman Annur travel memberikan cenderamata dan penghargaan untuk mitra dan agen yang memiliki jumlah jamaah terbanyak.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kemenag Tampil Perdana di Cairo International Book Fair 2026, Promosikan Islam Moderat Indonesia

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia untuk pertama kalinya mengikuti Cairo International Book Fair (CIBF) ke-57 di Kairo, Mesir, pada Januari 2026 lalu.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran buku internasional terbesar di kawasan Timur Tengah tersebut mendapat apresiasi luas dari pengunjung mancanegara melalui penampilan kekayaan budaya dan khazanah keislaman Nusantara di Paviliun Indonesia.

Cairo International Book Fair 2026 berlangsung pada 21 Januari hingga 3 Februari 2026 dan menjadi ajang promosi literasi Islam Indonesia di tingkat global.

Kepala Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Kementerian Agama, Ismail Nur, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam forum internasional tersebut merupakan bagian dari diplomasi pendidikan, budaya, dan literasi keagamaan, bukan perjalanan wisata seperti narasi yang beredar di media sosial.

“Kita ke Mesir itu untuk promosi literasi Islam Indonesia dan itu diapresiasi dunia. Forum ini menjadi ruang memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan kaya tradisi literasi keagamaan kepada masyarakat internasional,” ujar Ismail Nur di Ciawi, Bogor, Jumat (8/5/2026).

BACA JUGA  Bumerang Isu Boikot di Indonesia, Pakar: Waspada, Bisa Tingkatkan Gelombang PHK

Menurutnya, Indonesia membawa berbagai produk literasi keagamaan, mulai dari Mushaf Standar Indonesia, Mushaf Braille, Mushaf Isyarat, mushaf digital, tafsir, hingga buku-buku keislaman karya ulama Nusantara.

Salah satu daya tarik utama Paviliun Indonesia adalah penampilan para volunteer yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kementerian Agama bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir menghadirkan busana tradisional dari Aceh, Melayu, Palembang, Jambi, Sulawesi, Riau, hingga Jawa.

Penampilan tersebut menarik perhatian ribuan pengunjung lokal maupun internasional yang antusias berfoto dan berdialog mengenai budaya Indonesia.

Selain memperkenalkan budaya Nusantara, Paviliun Indonesia juga mengangkat tema ekoteologi, yakni hubungan antara agama dan lingkungan hidup.

Berbagai publikasi Kementerian Agama turut dipamerkan, seperti buku Ekoteologi Islam dan Tafsir Gender.

BACA JUGA  Harga BBM di Sulawesi Selatan Terbaru per 18 April 2026, Ini Rinciannya

Salah satu fitur yang paling menyita perhatian pengunjung adalah mushaf Al-Qur’an bahasa isyarat yang ditujukan bagi komunitas tuli.

“Banyak pengunjung yang antusias mempelajari Al-Qur’an bahasa isyarat karena merupakan yang pertama kali di dunia. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kepedulian yang sangat kuat dalam inklusivitas layanan keagamaan,” kata Ismail.

Paviliun Indonesia juga menampilkan karya-karya ulama Nusantara dalam bahasa Arab maupun Arab Pegon dengan latar bahasa Indonesia, Melayu, dan Sunda.

Demonstrasi kaligrafi serta pembagian buku gratis dari Kementerian Agama turut menambah antusiasme pengunjung selama pameran berlangsung.

Dalam rangkaian kegiatan yang telah mengantongi izin Sekretariat Negara tersebut, delegasi Indonesia juga berpartisipasi dalam lima seminar internasional di Mesir.

Seminar tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari fikih lingkungan, harmoni sosial, hingga pengelolaan zakat dan wakaf.

“Di sana kita memperkenalkan tentang ekoteologi yang juga mendapatkan apresiasi banyak pihak. Ribuan buku terkait ekoteologi, zakat, wakaf, dan jaminan produk halal juga kita cetak dan bagikan dalam seminar-seminar tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA  Pembangunan Stadion Sudiang Dimulai Tahun Ini, AIA: Semoga Segera Dinikmati Masyarakat Sulsel

Ismail menambahkan, kegiatan itu menjadi bagian dari promosi Islam wasathiyah atau Islam moderat yang selama ini menjadi karakter kehidupan beragama di Indonesia.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari soft diplomacy Indonesia melalui jalur pendidikan, budaya, dan literasi Islam,” lanjutnya.

Terkait penggunaan anggaran, Ismail memastikan seluruh proses tetap mengikuti mekanisme pengawasan internal pemerintah.

Ia menjelaskan, alokasi belanja bahan sebesar Rp1.096.900.000 hingga kini belum direalisasikan karena masih menunggu reviu Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Sementara anggaran perjalanan dinas luar negeri sebesar Rp568.165.000 meski telah tercatat sebagai realisasi kas bendahara, namun belum dibayarkan kepada pihak terkait karena masih menunggu hasil reviu APIP.

“Semua proses tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme pengawasan yang berlaku,” tegasnya.

Continue Reading

Trending