Connect with us

NEWS

PT Annur Travel Gelar Raker,H Bunyamin M Yapid:Lebih Maju dan Lebih Mengglobal

Published

on

Kitasulsel—Makassar—PT Annur travel menggelar rapat kerja bersama mitra kerja dan agen di hotel Ibis style Makassar,Senin 02/12/2024.

Rapat kerja PT Annur Travel ini merupakan agenda tahunan guna memonitoring program kerja setahun sebelumnya dan mempersiapkan program lanjutan di tahun berikutnya.

Turut hadir dalam raker PT Annur Travel ini yakni motivator Rijal Jamal,Dirbina Kanwil Kemenag Sulsel beberapa tokoh yang selama ini ada di belakang suksesor Annur travel.

Ceo PT Annur Maarif dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan Annur Travel saat ini tidak hanya konsen untuk skala sulsel akan tetapi untuk tahun 2025 mendatang Annur akan lebih menasional.

“Tagline yang selama ini kita gunakan setelah raker ini kita ganti dengan Annur Lebih maju dan mengglobal,Ini bukan sekedar tagline namun ini adalah spirit yang kita ingin raih lewat program program kerja kita kedepan.

BACA JUGA  Reuni Akbar ISLAH ’98 Jadi Momentum Silaturahmi Alumni Al-Azhar, Dr. Bunyamin Yapid dan Ustadz Abdul Somad Kembali Bersua

Lebih lanjut staf khusus menteri agama ini juga menambahkan bahwasanya tekat untuk menasionalkan Annur travel sudah jauh waktu kita canangkan bersama,semoga tahun ini semua bisa terealisasi berkat dukungan dari kita semua sebagai mitra dan agen Annur travel di daerah.

“Motto Annur travel kan selama ini kita gaungkan yakni Annur dari desa ke kota,sekarang kita upgrade lagi dari sulsel untuk Indonesia,semua ini bisa kita capai berkat kinerja semua lini dan divisi di Annur travel,semoga pencapaian ini akan berdampak kepada kepuasan jamaah kepada performa kita dalam melayani,jelasnya.

Sementara itu mewakili kanwil kemenag sulsel,Kabid Dirbina sulsel Ismail dalam sambutannya mengapresiasi pencapai  Annur travel dari tahun ke tahun yang akhirnya menjadi referensi banyak biro haji dan umrah.

BACA JUGA  TNI Tegaskan Pengamanan Rumah Jampidsus Atas Permintaan Kejaksaan Agung, Bukan Terkait Penggeledahan Polri

“Pencapaian Annur travel ini terdata dan tertata dengan baik di kanwil kemenag sulsel,pencapaian sebagai travel dengan jumlah jamaah terbanyak hingga apresiasi dari jamaah akan Annur semua sampai di telinga kami,ini tak lepas dari komitmen dari Annur travel untuk konsisten memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan aturan yang ada,tetap menginspirasi dan menjadi referensi terbaik untuk Ummat,tutupnya.

Diketahui raker Annur travel ini dihadiri oleh seluruh mitra dan agen Annur travel dari seluruh kantor cabang diseluruh Indonesia,

Dalam raker ini juga manageman Annur travel memberikan cenderamata dan penghargaan untuk mitra dan agen yang memiliki jumlah jamaah terbanyak.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sudirman Said Diperiksa Kejagung, Jelaskan Praktik Pengadaan Minyak Mentah Era Petral

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) periode 2008–2015 di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).

Usai pemeriksaan, Sudirman mengatakan penyidik mendalami berbagai aspek terkait mekanisme pengadaan minyak mentah, termasuk kebijakan penentuan harga yang berlaku pada saat itu.

“Ditanyakan mengenai praktik pengadaan dan juga kebijakan-kebijakan mengenai penentuan harga dan sebagainya,” ujar Sudirman kepada awak media.

Ia menjelaskan, keterangan yang diberikan didasarkan pada pengalaman dan pengetahuannya saat menjabat sebagai Senior Vice President Kepala Integrated Supply Chain PT Pertamina (Persero) pada 2008–2009 serta ketika menjadi Menteri ESDM periode 2014–2016.

BACA JUGA  Reuni Akbar ISLAH ’98 Jadi Momentum Silaturahmi Alumni Al-Azhar, Dr. Bunyamin Yapid dan Ustadz Abdul Somad Kembali Bersua

“Yang saya berikan keterangan adalah apa yang saya ketahui, saya kerjakan, saya alami, kebijakan saya, baik ketika di Pertamina maupun di ESDM,” katanya.

Sudirman mengungkapkan, pemeriksaan kali ini merupakan yang ketiga sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Dalam penyidikan kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan tujuh tersangka, yakni Mohammad Riza Chalid (MRC), IRW, BBG, AGS, MLY, NRD, dan TFK.

Mohammad Riza Chalid diketahui merupakan beneficial owner sejumlah perusahaan, yakni Gold Manor, VeritaOil, dan Global Energy Resources (GER). Ia juga telah masuk dalam daftar Red Notice Interpol terkait perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018–2023.

BACA JUGA  Sambut Kapolda Sulsel,Bupati Terpilih Luwu Timur Irwan Bachri Syam Siap Bersinergi

Sementara itu, tersangka IRW merupakan pihak swasta yang juga menjabat direktur di sejumlah perusahaan milik Mohammad Riza Chalid.

Adapun BBG pernah menjabat sebagai Manager Niaga Direktorat Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, sebelum menjadi Managing Director Pertamina Energy Services (PES). AGS diketahui menjabat sebagai Head of Trading Pertamina Energy Services periode 2012–2014.

Sedangkan MLY merupakan Senior Trader Pertamina Energy Services Pte Ltd. periode 2009–2015, NRD menjabat sebagai Crude Trading Manager pada perusahaan yang sama, dan TFK merupakan mantan Vice President Integrated Supply Chain (ISC) PT Pertamina yang terakhir menjabat Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

Kejaksaan Agung masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan minyak mentah yang diduga merugikan keuangan negara.

BACA JUGA  Visa Haji Jamaah Annur Maarif 100 Persen Selesai, Kemenhaj Sulsel Pastikan Kepastian Berangkat
Continue Reading

Trending