Provinsi Sulawesi Selatan
Fatmawati Rusdi Ajak ASN Aktif Ikuti Program Sulsel Berdoa
Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima pengurus Majelis Taklim Al Mahabbah Kantor Gubernur di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Senin, 8 September 2025.
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian program kerja majelis yang beranggotakan sekitar 50 pegawai Kantor Gubernur Sulsel. Salah satunya adalah program Sulsel Berdoa, yakni kegiatan ngaji bersama yang rutin dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis.
Ketua Majelis Taklim, Dr Hasniati, menjelaskan maksud kedatangan mereka adalah memperkenalkan kembali aktivitas majelis yang sempat vakum. Ia menyatakan, bahwa dukungan Fatmawati Rusdi menjadi penguat semangat baru.
“Alhamdulillah respons Bu Wagub sangat mendukung. Beliau bahkan meminta agar program Sulsel Berdoa terus dilaksanakan,” kata Hasniati.
Ia menambahkan, Fatmawati mendorong agar kegiatan ngaji bersama juga digelar pada hari Jumat dengan menyiapkan reward khusus.
“Bu Wagub mengharapkan seluruh pegawai Kantor Gubernur rajin menghadiri agenda Sulsel Berdoa. Untuk itu beliau menyiapkan hadiah sebagai motivasi,” jelas Hasniati.
Hasniati juga menyebutkan bahwa Wagub Fatmawati mendorong agar kegiatan majelis taklim selaras dengan program pemerintah provinsi.
“Bu Wagub berharap program kami bisa terintegrasi dengan program tahfidz Juz 30 bagi ASN Pemprov Sulsel. Majelis taklim siap menjadi fasilitatornya,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Majelis Taklim Al Mahabbah.
Ia menegaskan dukungannya agar kegiatan Sulsel Berdoa benar-benar menjadi tradisi ASN dalam memperkuat spiritualitas dan kebersamaan.
“Saya mendukung penuh setiap kegiatan keagamaan ASN. Saya ingin program ini berjalan baik, konsisten, dan memberi manfaat nyata bagi pegawai,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat religius di lingkungan kerja.
“Agenda Sulsel Berdoa harus menjadi tradisi baik. Ini tidak hanya membangun spiritualitas, tapi juga memperkuat kedisiplinan dan kebersamaan ASN,” ujar Fatmawati.
Selanjutnya, juga menegaskan bahwa sinergi dengan program pemerintah menjadi kunci keberlanjutan kegiatan.
“Saya mendorong agar kegiatan majelis taklim sejalan dengan visi Pemprov Sulsel, termasuk program tahfidz ASN. Dengan begitu manfaatnya akan lebih luas,” ucapnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Pengurus Majelis Taklim menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Wakil Gubernur, sekaligus menegaskan komitmen mereka menjadi mitra pemerintah dalam membangun budaya religius di kalangan ASN.
Dengan dukungan ini, program Sulsel Berdoa diharapkan semakin mengakar di kalangan pegawai Kantor Gubernur, menjadi sarana memperkuat nilai spiritual sekaligus motivasi dalam melayani masyarakat.
ASN yang memiliki kekuatan spiritual dan karakter religius diharapkan mampu memberikan pelayanan publik dengan lebih tulus, jujur, dan disiplin. (*)
Provinsi Sulawesi Selatan
Pemprov Sulsel Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat TAWG Season 10, Dorong UMKM dan Cipta Lapangan Kerja
Kitasulsel–Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor strategis yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, saat membuka The Art of Wedding Gallery (TAWG) Season 10 di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Fatmawati menyampaikan bahwa TAWG bukan sekadar pameran industri pernikahan, tetapi telah berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan.
“Ini bukan sekadar pameran wedding, tetapi menjadi wadah yang mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif dengan masyarakat yang sedang mempersiapkan momen pernikahan. Ini menjadi ruang promosi, kolaborasi, sekaligus menggerakkan roda perekonomian,” ujar Fatmawati.
Ia mengapresiasi konsistensi penyelenggara yang berhasil menghadirkan TAWG hingga penyelenggaraan ke-10. Menurutnya, keberlangsungan acara tersebut menunjukkan besarnya potensi industri kreatif di Sulawesi Selatan yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Fatmawati menjelaskan, industri pernikahan memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian karena melibatkan berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari perancang busana, tata rias, fotografi, videografi, dekorasi, wedding organizer, event organizer, hingga sektor perhotelan. Rantai industri tersebut juga memberikan ruang yang luas bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
“Kerja-kerja para pelaku ekonomi kreatif ini melibatkan banyak sektor, termasuk UMKM, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Fatmawati, berkomitmen terus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif, kompetitif, dan berdaya saing agar menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru di daerah.
“Saya ingin pelaku ekonomi kreatif kita menjadi tuan, menjadi raja di rumah sendiri. Kualitas wedding organizer maupun event organizer Sulawesi Selatan tidak kalah dengan daerah lain,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha memanfaatkan ajang tersebut untuk memperluas jaringan, membangun kolaborasi, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kepada para pengunjung, manfaatkan kesempatan ini untuk melihat berbagai pilihan layanan yang tersedia sehingga dapat menjadi referensi dalam mempersiapkan momen istimewa bersama keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Four Points by Sheraton Makassar, Agus Sunaryo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap penyelenggaraan TAWG Season 10.
Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini melibatkan lebih dari 52 eksibitor yang berasal dari berbagai subsektor industri pernikahan. Kehadiran puluhan peserta tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku ekonomi kreatif, dan UMKM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan optimistis sektor ekonomi kreatif akan terus berkembang menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan daya saing Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login