Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemuda-Pemudi Sulsel Bersatu: Peringati Sumpah Pemuda dengan Semangat “Bersatu, Berjuang, Bervespa”

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Dalam rangka memperingati 97 Tahun Sumpah Pemuda, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel akan menggelar kegiatan bertajuk “Pemuda-Pemudi Bersatu untuk Sulsel Maju dan Berkarakter”, yang akan dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2025, pukul 15.30 WITA.

Kegiatan ini akan dimulai dari Jalan Sungai Tangka dan berakhir di area parkir Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar. Dengan mengusung tema “Bersatu, Berjuang, Bervespa”, acara ini menghadirkan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan kreativitas anak muda Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Suherman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah dalam mendorong peran aktif generasi muda.

“Kita harapkan pemuda dan pemudi bisa melakukan kegiatan positif di hari Sumpah Pemuda. Tema besar tahun ini sangat mendukung semangat persatuan dan kemajuan. Pemerintah Sulawesi Selatan ingin agar momentum ini benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat, seperti olahraga, kegiatan komunitas, hingga bakti sosial,” ujar Suherman.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Klarifikasi Anggaran Jamuan Rp12 Miliar, Tegaskan Bukan untuk Acara "Bintang Lima"

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkomunitas, khususnya komunitas Vespa, yang dikenal solid dan berjiwa sosial tinggi.

“Ini salah satu bentuk bagaimana pemerintah Sulsel hadir dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh para pemuda-pemudi kita. Harapannya, melalui kegiatan ini, semangat pemuda Sulsel semakin tumbuh untuk bergerak maju dan berkontribusi bagi daerahnya,” lanjutnya.

Para peserta yang hadir diwajibkan mengenakan busana bertema pahlawan Indonesia atau nuansa merah putih, sebagai simbol semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap nilai perjuangan.

Acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai doorprize menarik, termasuk 1 unit Vespa, 5 helm Vespa, serta sejumlah hadiah menarik lainnya.

Untuk pendaftaran melalui laman resmi https://vespa.limatekpro.id.

BACA JUGA  Muhammad Saleh Ditunjuk Pimpin Bappelitbangda Sulsel, Pengamat: Dipilih Karena Kapasitasnya

Acara ini direncanakan akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dan dilepas secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan.

Dispora Sulsel bersama komunitas Vespa dan pihak yang terlibat berharap kegiatan ini menjadi wadah ekspresi semangat kepemudaan yang berkarakter, berbudaya, dan penuh solidaritas. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Klarifikasi Anggaran Jamuan Rp12 Miliar, Tegaskan Bukan untuk Acara “Bintang Lima”

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai anggaran jamuan makan dan minum yang disebut mencapai sekitar Rp12 miliar dan dikaitkan dengan jamuan berkonsep “bintang lima”.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, H. Suhartono Nurdin, menegaskan bahwa angka tersebut merupakan pagu kebutuhan untuk satu tahun anggaran dan tidak digunakan untuk satu kegiatan atau acara tertentu sebagaimana yang berkembang di tengah masyarakat.

“Angka yang beredar itu adalah pagu kebutuhan selama satu tahun anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan pemerintahan. Jadi bukan untuk satu acara, apalagi untuk kegiatan yang bersifat seremonial semata,” ujar Suhartono dalam keterangannya.

Menurutnya, belanja jamuan makan dan minum merupakan bagian dari kebutuhan operasional pemerintahan yang digunakan untuk mendukung berbagai agenda resmi, mulai dari rapat koordinasi, penerimaan tamu pemerintah, forum konsultasi publik, kegiatan lintas perangkat daerah, hingga pertemuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA  Paparkan Capaian Realisasi Kinerja, Diskominfo SP Sulsel Gelar Coffee Morning

Ia menjelaskan, alokasi anggaran tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan internal pemerintah, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat dan lembaga non-pemerintah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kerap menerima permohonan fasilitasi konsumsi untuk berbagai kegiatan yang diselenggarakan organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, lembaga sosial, maupun forum kemitraan yang mendukung program pembangunan daerah,” katanya.

Suhartono menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut telah diatur sesuai ketentuan yang berlaku dan menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi penggunaannya tidak hanya untuk kebutuhan internal pemerintah. Ada banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, lembaga sosial, dan berbagai elemen lainnya yang membutuhkan dukungan fasilitasi dari pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Borong Empat Penghargaan Adinata Syariah Tahun 2025

Lebih lanjut, ia menilai penyebutan anggaran tersebut sebagai jamuan “bintang lima” tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya karena hanya didasarkan pada sebagian informasi tanpa melihat konteks penggunaan anggaran secara menyeluruh.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa angka yang tercantum dalam dokumen anggaran merupakan akumulasi kebutuhan untuk berbagai kegiatan sepanjang tahun anggaran, bukan biaya yang dihabiskan dalam satu kegiatan tertentu.

“Yang perlu dipahami adalah bahwa anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan sepanjang tahun dan penggunaannya tetap mengacu pada standar biaya yang berlaku. Seluruh proses penganggaran dan realisasinya juga berada dalam mekanisme pengawasan serta pertanggungjawaban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Suhartono.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap masyarakat dapat melihat informasi anggaran daerah secara lebih utuh dan proporsional sehingga tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap kebijakan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan publik.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Kirim Bantuan Sembako dan Perlengkapan Bayi untuk Korban Bencana di Pulau Sumatera

Menurut Suhartono, transparansi informasi dan pemahaman yang komprehensif terhadap struktur anggaran daerah menjadi penting agar publik memperoleh gambaran yang tepat mengenai penggunaan anggaran pemerintah.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami konteks penganggaran secara menyeluruh sehingga informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending