Connect with us

NEWS

Bupati Sidrap Pastikan Standar Indosiar Terpenuhi di Lokasi Audisi DA8

Published

on

KITASULSEL —SIDRAP, — Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif (SAR), didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sidrap, turun langsung meninjau kesiapan lokasi audisi Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar di kompleks SKPD Kabupaten Sidrap, Jumat malam (24/04/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati SAR memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal. Mulai dari titik pengambilan formulir peserta hingga ruang utama audisi tak luput dari pengecekan secara detail. Ia juga berdialog langsung dengan panitia teknis guna memastikan standar pelaksanaan sesuai dengan arahan tim produksi.

Koordinator lapangan (LO) DA8, Ilham Junaedy, bersama Verno dari tim produksi audisi Indosiar, melaporkan bahwa seluruh persiapan telah rampung. Kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Umum Setda Sidrap yang mengoordinasikan berbagai elemen teknis di lapangan.

BACA JUGA  Hebat! Anggaran ‘Siluman’ Rp60 Miliar Lolos, Eks Pimpinan DPRD Sulsel: Tak Pernah Dibahas di Banggar

Di sela peninjauan, Bupati SAR juga melakukan komunikasi via telepon dengan Direktur Programming Indosiar, Harsiwi Achmad. Dalam percakapan tersebut, pihak Indosiar menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menyukseskan audisi DA8.

Menutup pembicaraan, Bupati SAR menyatakan kesiapan Sidrap untuk kembali dipercaya sebagai tuan rumah audisi pada tahun 2027 mendatang.

“Persiapan sudah sesuai dengan keinginan tim Indosiar. Mari kita menjadi tuan rumah yang baik dan menunjukkan bahwa Sidrap memiliki talenta yang mampu berbicara banyak di DA8,” ujar Bupati SAR.

Diketahui, Kabupaten Sidrap menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang dipercaya sebagai lokasi audisi di luar ibu kota provinsi, Makassar, yang juga akan menggelar audisi pada hari berikutnya.

BACA JUGA  Hari Pers Nasional 2025: Lis Tabuni Ajak Insan Pers Perkuat Komitmen Sebagai Suara Rakyat

Kehadiran audisi DA8 di Bumi Nene Mallomo turut menghadirkan kebanggaan tersendiri. Penyanyi dangdut Selfi Yamma, yang merupakan alumni ajang tersebut, didapuk sebagai juri. Sementara Andi Syakirah, putri daerah asal Sidrap, akan tampil sebagai bintang tamu untuk menghibur peserta dan masyarakat.

Bupati SAR menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap akan selalu “all out” dalam mendukung setiap event yang digelar di daerahnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial atas kepercayaan yang diberikan kepada Sidrap sebagai tuan rumah.

Ia juga menilai, kehadiran peserta dari berbagai kabupaten/kota hingga provinsi di kawasan Indonesia Timur akan memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal. Sektor UMKM, pariwisata, hingga tingkat hunian perhotelan diprediksi mengalami peningkatan signifikan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

BACA JUGA  Parah! BBM Subsidi Tanete Diduga Dikorupsi Modus Pelangsiran, Warga Antre Tanpa Hasil

“Ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi daerah dan memperkenalkan potensi Sidrap ke tingkat nasional,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Wamenag: Teknologi Digital Perluas Akses Pendidikan, Anak Harus Mampu Mengendalikan Teknologi

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Syafi’i menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan dapat memperluas akses siswa terhadap sumber belajar berkualitas sekaligus membantu pemerataan mutu pendidikan di berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan Romo Syafi’i usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 di MTsN 41 Al-Azhar Asy-Syarif, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, perangkat pembelajaran digital, termasuk papan interaktif atau smartboard, memungkinkan siswa di daerah yang belum memiliki guru dengan keahlian tertentu tetap memperoleh materi pembelajaran dari tenaga pendidik terbaik.

“Daerah yang belum menikmati kehadiran guru dengan keunggulan tertentu dapat mengakses pembelajaran melalui smartboard. Dengan demikian, mutu pendidikan di berbagai daerah diharapkan semakin merata,” ujar Romo Syafi’i.

BACA JUGA  Tiga Kali Beruntun dalam Sepekan, JRW–Annur Kembali Antar Jamaah Umrah Program 13 Hari

Ia menjelaskan, teknologi tidak hanya mempermudah penyampaian materi pelajaran, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antarsekolah serta menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Meski demikian, Wamenag mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi harus dibarengi dengan penguatan literasi digital. Menurutnya, anak-anak perlu dibekali kemampuan menggunakan teknologi secara bijak agar mampu memanfaatkan ruang digital secara positif.

“Persoalannya adalah bagaimana anak mengendalikan digital, bukan digital yang mengendalikan anak,” tegasnya.

Romo Syafi’i menilai perkembangan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern sehingga menghindarinya bukan lagi menjadi pilihan yang realistis. Karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting dalam mendampingi anak memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan.

BACA JUGA  Andi Nirawati Minta Dispora Sulsel Segera Bayar Bonus Atlet PON XXI: Paling Lama Satu Minggu

Pendampingan tersebut, lanjutnya, meliputi kemampuan memilah informasi yang benar, menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital, mengatur waktu penggunaan perangkat elektronik, serta memahami aspek keamanan dan privasi di internet.

Menurutnya, dengan pendampingan yang tepat, teknologi dapat menjadi media pembelajaran yang sehat, produktif, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam kunjungannya ke MTsN 41 Al-Azhar Asy-Syarif, Wamenag juga meninjau langsung penggunaan perangkat digital dalam proses belajar mengajar. Ia berdialog dengan para siswa mengenai pembelajaran sains, kontribusi ilmuwan Muslim terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, hingga cita-cita mereka di masa depan.

Romo Syafi’i berharap transformasi digital di dunia pendidikan tetap berjalan seiring dengan penguatan karakter, akhlak, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

BACA JUGA  Dukungan Total untuk Melani! Dua Legislator Sidrap Hadir Langsung di Studio Indosiar, Penampilan Perdana Berbuah Lolos ke Babak Berikutnya

Ia menegaskan bahwa teknologi bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat pendukung yang mampu memperluas jangkauan pembelajaran serta meningkatkan kualitas proses pendidikan.

Dengan pemanfaatan yang tepat dan bertanggung jawab, teknologi diharapkan mampu membuka kesempatan belajar yang lebih setara bagi siswa di seluruh Indonesia, sekaligus membentuk generasi yang cakap digital, berkarakter, dan mampu mengendalikan teknologi secara bijaksana.

Continue Reading

Trending