Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Tutup Sidrap Cup 2026, Amanah 99 FC Keluar sebagai Juara

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, secara resmi menutup Open Turnamen Sepak Bola Sidrap Cup 2026 di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (27/6/2026). Penutupan berlangsung meriah setelah Amanah 99 FC memastikan diri sebagai juara usai menaklukkan Kilau 99 FC dengan skor 2-0 pada laga final.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidrap, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Muhammad Aries Yasin, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Andi Gustianti, Ketua Askab PSSI Sidrap Abdul Rahman, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

BACA JUGA  Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab Sidrap Gandeng PLN untuk Listrik Masuk Sawah

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, ofisial, dan pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pemain, ofisial, dan suporter yang mampu menjaga sportivitas sepanjang kompetisi berlangsung.

“Alhamdulillah, selama turnamen berlangsung kita dapat menyaksikan pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Terima kasih kepada seluruh pemain dan penonton yang telah menjaga suasana tetap damai dan kondusif,” katanya.

Nurkanaah turut mengucapkan selamat kepada Amanah 99 FC yang berhasil meraih gelar juara. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidrap di bidang olahraga.

BACA JUGA  Sambangi Kementerian PUPR,Bupati SAR:Sidrap Target 1 Juta Ton Beras

“Selamat kepada tim yang berhasil menjadi juara. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga sepak bola,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sidrap Abdul Rahman menjelaskan, Open Turnamen Sepak Bola Sidrap Cup 2026 diikuti oleh 24 tim, termasuk sejumlah klub yang berasal dari luar Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa Sidrap Cup telah menjadi salah satu turnamen sepak bola yang dinantikan setiap tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berperan sebagai wadah pembinaan atlet muda serta pencarian bibit-bibit pesepak bola potensial.

Ia berharap kompetisi serupa terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola daerah dan memperkuat prestasi olahraga di Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Bentuk Satgas Penegakan PBG, Perkuat Pengawasan dan Kepastian Hukum Bangunan

Berakhirnya Sidrap Cup 2026 menjadi penanda suksesnya penyelenggaraan turnamen yang tidak hanya menghadirkan persaingan sehat di lapangan, tetapi juga mempererat persaudaraan antarklub, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sepak bola di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Kemiskinan Ekstrem Sidrap Turun Jadi 0,94 Persen, Terendah di Sulsel dan Salah Satu Terbaik di Sulawesi

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam pembangunan sosial. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sidrap pada tahun 2025 turun menjadi 0,94 persen, dari 1,57 persen pada tahun 2024.

Penurunan sebesar 0,63 persen tersebut menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus masuk dalam jajaran kabupaten/kota dengan angka kemiskinan ekstrem terendah di Regional Sulawesi.

Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Keberhasilan itu tidak lepas dari berbagai kebijakan strategis yang diterapkan di bawah kepemimpinan Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, yang menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

BACA JUGA  Senam Massal dan Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-63 PWRI Tingkat Provinsi di Sidrap

Berbagai program terus diperkuat, mulai dari pengembangan sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi daerah, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perlindungan sosial yang tepat sasaran, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem bukan sekadar capaian statistik, melainkan hasil nyata dari kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

“Penurunan kemiskinan ekstrem ini adalah bukti bahwa pembangunan yang terarah, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Perkuat Rekam Jejak Prestasi Nasional

BACA JUGA  Festival Nene Mallomo ke-3 Resmi Dibuka, Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Pelestarian Budaya di Sidrap

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat rekam jejak Pemerintah Kabupaten Sidrap di tingkat nasional dalam bidang pembangunan sosial.

Sebelumnya, Kabupaten Sidrap menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai Kabupaten Terbaik I Regional Sulawesi dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya mampu menekan angka kemiskinan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan dasar yang lebih baik.

Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Turunnya angka kemiskinan ekstrem hingga berada di bawah satu persen menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Sidrap semakin berjalan secara inklusif, terarah, dan tepat sasaran.

Pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA  Sidrap Siap Amankan Stok Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sidenreng Rappang semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di kawasan Sulawesi.

Keberhasilan menurunkan kemiskinan ekstrem diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending