Connect with us

NEWS

Wamenag: Al-Qur’an Bukan Sekadar untuk MTQ, tetapi Pedoman dalam Seluruh Aspek Kehidupan

Published

on

Kitasulsel–BOGOR – Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai kitab suci yang dibaca dalam ritual keagamaan atau diperlombakan melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi merupakan pedoman hidup yang mencakup berbagai aspek kehidupan dan sumber inspirasi bagi berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan Wamenag saat membuka Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) 1448 Hijriah di halaman Gedung Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ), Pusat Literasi Keagamaan Islam (PLKI), Ciawi, Bogor, Kamis (30/7/2026).

“Al-Qur’an itu adalah petunjuk (hudan), petunjuk yang tidak terbatas pada bidang-bidang tertentu, apakah bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, teknologi, pertahanan, maupun keamanan,” ujar Romo Muhammad Syafi’i.

Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap Al-Qur’an akan melahirkan kehidupan yang lebih bermartabat dan membawa kebahagiaan bagi umat manusia. Karena itu, ia mengapresiasi penyelenggaraan Milfest 1448 H yang menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, khususnya bagi anak-anak.

BACA JUGA  Dari Pesantren Menuju Profesionalisme Medis: As’adiyah Bangun Fakultas Kedokteran Gigi


Ia menilai generasi muda perlu diberikan pemahaman bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk tadarus, khataman, atau perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Sudah saatnya anak-anak kita memahami bahwa Al-Qur’an bukan sekadar tadarusan atau MTQ, tetapi pedoman dalam berbagai bidang kehidupan yang dibutuhkan manusia,” katanya.

Romo menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan Milfest bertujuan memperluas pemahaman masyarakat mengenai kandungan Al-Qur’an yang memiliki makna sangat luas dan relevan dengan perkembangan zaman.

Selain itu, ia berharap Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) dapat terus mengembangkan inovasi sebagai pusat edukasi keislaman, termasuk menghadirkan konsep wisata religi yang tidak hanya memperlihatkan proses pencetakan mushaf Al-Qur’an, tetapi juga menyajikan film edukatif, kisah-kisah inspiratif, dan pengetahuan yang bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an.

BACA JUGA  Bersih-Bersih BGN, Kepala BGN Sudaryono Pecat 261 Pegawai Bermasalah

Romo juga mengusulkan agar anak-anak yang berkunjung didorong untuk mempelajari Al-Qur’an secara lebih mendalam, kemudian diundang kembali secara berkala untuk mempresentasikan hasil pemahaman mereka terhadap isi Al-Qur’an.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menumbuhkan minat baca sekaligus membuka cakrawala berpikir generasi muda bahwa Al-Qur’an merupakan tuntunan hidup yang relevan dalam berbagai aspek kehidupan.

Dalam kesempatan itu, Wamenag turut mengutip pesan Presiden mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan anak-anak Indonesia melalui peningkatan kesehatan, pendidikan, perlindungan, serta pembentukan karakter.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah saat ini menjalankan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak (GERNAS RANA) yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak di rumah, sekolah, ruang publik, maupun ruang digital.

BACA JUGA  Fraksi Gerindra Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Perlindungan Hak Masyarakat Diperkuat

Menurutnya, program tersebut juga diarahkan untuk melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif yang berkembang di era digital.

Romo menambahkan, Kementerian Agama tengah menyiapkan materi penguatan karakter yang akan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan keagamaan. Materi tersebut, menurutnya, ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai nilai-nilai keagamaan dan moral sesuai ajaran Islam.

Ia menyebut proses penyusunan materi tersebut telah memasuki tahap akhir dan diharapkan dapat segera diimplementasikan pada tahun ajaran yang sedang berjalan melalui koordinasi dengan kementerian terkait.

Melalui penyelenggaraan Milfest 1448 H, Kementerian Agama berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, memahami Al-Qur’an secara lebih komprehensif, tidak hanya sebagai bacaan ibadah, tetapi juga sebagai pedoman yang menginspirasi ilmu pengetahuan, pembangunan karakter, serta kehidupan bermasyarakat.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending