NEWS
Komisi III DPR Panggil Polisi dan Keluarga Korban Kasus Kematian WLG di Medan
Kitasulsel–JAKARTA – Komisi III DPR RI akan turun tangan mengawal penyelidikan kasus kematian perempuan berinisial WLG, mantan istri anggota Polri berpangkat Brigadir berinisial ISH, yang meninggal dunia di Medan.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya akan menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada Selasa, 11 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, Komisi III akan meminta penjelasan langsung dari pihak kepolisian sekaligus mendengarkan keterangan keluarga korban.
“Kami, Komisi III DPR RI, akan mengawal kasus ini. Kami juga akan memanggil pihak Polres Sumatera Utara, pihak Polresta Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan rapat dengar pendapat umum,” kata Habiburokhman.
Menurut Habiburokhman, Komisi III mencermati polemik yang berkembang setelah WLG ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Medan Helvetia, Kota Medan.
Polisi sebelumnya menyimpulkan WLG meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya, ISH.
Namun, adanya keraguan dan dugaan kejanggalan yang disampaikan keluarga korban membuat Komisi III meminta proses hukum dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Habiburokhman menegaskan tidak boleh ada fakta yang sengaja disembunyikan dalam proses pengusutan perkara tersebut.
“Jangan ada sedikit pun fakta yang ditutup-tutupi. Dan jangan membuat kesimpulan yang sembarangan apalagi tergesa-gesa,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh proses penyelidikan maupun penyidikan dilakukan dengan mengedepankan profesionalitas dan objektivitas.
Menurutnya, setiap kesimpulan harus ditopang bukti serta pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
“Proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah,” ujarnya.
Polisi Klaim Diperkuat Hasil Olah TKP dan Autopsi
Sebelumnya, WLG ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Medan Helvetia.
Polrestabes Medan menyatakan korban meninggal akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri menggunakan senjata api milik mantan suaminya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan serangkaian pemeriksaan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan Inafis, Laboratorium Forensik (Labfor), hingga autopsi.
“Tim Inafis sudah melakukan tindakan pertama TKP dan olah TKP dengan hasil bahwa betul ada senjata api di dalam kamar mandi dan ada perlukaan di korban, dikuatkan dengan hasil Labfor,” kata Calvijn di Polrestabes Medan, Selasa (4/8/2026).
Polisi juga menyebut hasil autopsi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh WLG.
Dari pemeriksaan tersebut, hanya ditemukan satu luka tembak pada bagian kepala korban.
“Dari keterangan para ahli, yang pertama adalah dokter forensik yang melakukan autopsi bahwa tidak ada bekas-bekas kekerasan atau bekas apa pun, benda tumpul, benda tajam yang melukai korban,” ujar Calvijn.
Ia menyebut kesimpulan polisi turut diperkuat keterangan dua saksi, yakni ISH dan anak korban.
“Hanya ada satu luka tembak yang berada di bagian kepalanya, yang dilakukan bunuh diri seperti yang saya jelaskan tadi, dikuatkan dengan dua saksi ISH dan anak,” tambahnya.
Komisi III Minta Kasus Dibuka Seterang-terangnya
RDPU yang akan digelar Komisi III DPR RI menjadi ruang bagi kepolisian untuk menjelaskan secara terbuka dasar kesimpulan terkait kematian WLG.
Di sisi lain, keluarga korban juga akan mendapat kesempatan menyampaikan informasi, keberatan, maupun pertanyaan yang selama ini muncul terkait perkara tersebut.
Komisi III menegaskan pengawasan dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan seluruh fakta yang relevan dapat terungkap.
Dengan adanya pemeriksaan dari berbagai pihak, DPR berharap penyelidikan kasus tersebut tidak meninggalkan pertanyaan yang belum terjawab serta mampu memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login