DISKOMINFO LUWU TIMUR
Luwu Timur Perkuat Program Pemberdayaan Anak dan Pemuda Penyandang Disabilitas
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong terwujudnya lingkungan yang inklusif dan setara bagi anak serta pemuda penyandang disabilitas. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas sektor dalam Program Inisiatif Ketangguhan dan Pemberdayaan Disabilitas Anak dan Pemuda.
Program tersebut dibahas dalam rapat sosialisasi, koordinasi, dan persiapan yang digelar di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Luwu Timur, Malili, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bersama Save the Children dan Yayasan Celosia Marennu Indonesia.
Rapat dibuka Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah hingga lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat.
Menurut Kamal, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan anak dan pemuda penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi serta meningkatkan kemandirian mereka.
“Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi anak dan pemuda penyandang disabilitas untuk berkembang dan berdaya,” ujar Kamal.
Pertemuan tersebut turut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Di antaranya jajaran Bapperida, Sekretariat Daerah, Dinas Sosial dan P3A, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, BPBD, SLB Tunas Harapan, SLB La Ketu, PPDI Kabupaten Luwu Timur, Balai Pertanian hingga para penyuluh pertanian.
Keterlibatan sektor pendidikan, sosial, kebencanaan hingga pertanian dinilai penting agar program yang disiapkan dapat menjangkau berbagai aspek kehidupan anak dan pemuda penyandang disabilitas.
Selain menjadi forum sosialisasi, pertemuan tersebut juga diarahkan untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi antarinstansi maupun lembaga dalam pelaksanaan program ke depan.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi bersama Save the Children dan Yayasan Celosia Marennu Indonesia dapat menghasilkan langkah konkret dalam membangun ketangguhan sekaligus meningkatkan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas di Luwu Timur.
Dengan sinergi yang berkelanjutan, Luwu Timur diharapkan semakin mampu menghadirkan ruang yang aman, inklusif, setara, dan memberikan kesempatan kepada setiap anak serta pemuda penyandang disabilitas untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login