Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Tabligh Akbar Maulid Nabi se-Mahalona Raya, Bupati Luwu Timur Ajak Warga Teladani Rasulullah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dalam Tabligh Akbar se-Mahalona Raya yang dihadiri Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di halaman Masjid Salman Al-Farizi, Desa Libukan Mandiri, Kecamatan Towuti, Selasa (26/8/2026) malam.

Mengusung tema “Meneladani Rasulullah untuk Mewujudkan Masyarakat Luwu Timur yang Maju dan Sejahtera”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

Tabligh Akbar menghadirkan penceramah Dr. Zainal Abidin, alumni Darul Internasional ASFA Foundation di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Kapolsek, Kepala Desa Libukan Mandiri Sahril T., tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai desa di kawasan Mahalona Raya.

Bupati Apresiasi Rangkaian Kegiatan Maulid

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengapresiasi pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dengan berbagai kegiatan positif dan edukatif.

BACA JUGA  Wabup Luwu Timur Hadiri HUT ke-24 Palopo, Dorong Sinergi Pembangunan Luwu Raya

Menurutnya, peringatan Maulid tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian khusus dari Bupati adalah lomba penyelenggaraan jenazah yang diikuti oleh perwakilan dari masing-masing desa.

Dalam lomba tersebut, para peserta mempraktikkan sejumlah tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari penanganan awal dalam kondisi kedaruratan hingga tata cara memandikan jenazah.

Bupati Irwan menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat yang besar karena memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis yang dapat diterapkan masyarakat ketika menghadapi kondisi nyata di lingkungan masing-masing.

“Ini kegiatan yang sangat baik. Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat juga mendapatkan pembelajaran melalui lomba penyelenggaraan jenazah. Ini menjadi pengetahuan yang sangat penting bagi kita semua,” ujar Irwan.

Maulid Jadi Momentum Perkuat Nilai Keagamaan

Bupati Irwan berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan masyarakat kepada keteladanan Rasulullah.

BACA JUGA  Bupati Cup II Kejurprov IMI Sulsel 2026 Sukses Digelar, 220 Rider Ramaikan Sirkuit Taman Sayang Malili

Menurutnya, kehidupan Rasulullah SAW mengajarkan berbagai nilai penting, mulai dari akhlak, kejujuran, kesabaran, kepedulian, hingga pentingnya membangun hubungan yang baik antarsesama.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya disampaikan dalam ceramah, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak masyarakat Mahalona Raya untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat Luwu Timur yang maju dan sejahtera.

Kepala Desa Sampaikan Terima Kasih

Sementara itu, Kepala Desa Libukan Mandiri, Sahril T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Luwu Timur bersama rombongan dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta rombongan yang telah hadir dan bersama-sama masyarakat Mahalona Raya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkap Sahril.

BACA JUGA  Haru dan Bahagia, Lansia di Tomoni dan Tomoni Timur Terima Kartu ATM Bantuan Pemkab Luwu Timur

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara masyarakat dengan pemerintah.

Hadiah Lomba Diserahkan

Rangkaian Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW se-Mahalona Raya kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

Penghargaan diberikan kepada para peserta terbaik dalam kategori lomba bunga male serta lomba tata cara memandikan jenazah.

Pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dikemas tidak hanya sebagai momentum keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Mahalona Raya diharapkan semakin memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dan mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat meneladani Rasulullah pun diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Luwu Timur dalam membangun lingkungan yang religius, harmonis, saling menghargai, serta bersama-sama mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending