Connect with us

Tipikor

KPK Tahan Tersangka Baru Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tiga Moge Disita

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan suap terkait importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Tersangka berinisial GH, yang disebut sebagai Gatot Heroe, juga terkait dengan penyitaan tiga unit motor gede atau moge oleh penyidik.

GH diketahui menjabat sebagai Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai di wilayah Kediri. Ia diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).

Usai menjalani pemeriksaan, GH langsung ditahan. Ia terlihat mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dengan tangan terborgol saat keluar dari gedung lembaga antirasuah tersebut.

Penahanan dilakukan setelah KPK menetapkan GH sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap yang berkaitan dengan kegiatan importasi.

BACA JUGA  Rektor Dicokok KPK, Unsoed Pastikan Kegiatan Akademik Tetap Berjalan Normal

KPK Sita Tiga Motor Gede

Dalam pengembangan penyidikan, KPK juga menyita tiga unit sepeda motor gede yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tiga kendaraan yang diamankan terdiri atas sejumlah merek ternama, yakni Triumph, Kawasaki, dan BMW.

“Disita dari Saudara GH dan pihak lainnya di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai,” ujar Budi, Rabu (26/8/2026).

KPK menduga kendaraan-kendaraan tersebut dibeli menggunakan dana yang disebut sebagai dana operasional. Dana itu diduga berasal dari kumpulan uang hasil pemberian atau suap dalam perkara yang sedang disidik.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, dana operasional tersebut digunakan terlebih dahulu untuk pembelian kendaraan sebelum nantinya diganti dari pemberian pihak-pihak tertentu.

BACA JUGA  KPK Periksa ASN Kemensos dalam Kasus Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

“Dari pendalaman yang dilakukan oleh tim penyidik, itu hanya digunakan untuk sementara. Artinya, nanti diganti oleh pemberian-pemberian yang salah satunya dari pihak PT BR,” kata Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers.

KPK Terus Dalami Aliran Dana

Penyidik kini terus menelusuri aliran dana yang diduga digunakan dalam praktik tersebut, termasuk pihak-pihak yang diduga memberikan uang kepada oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

KPK juga mendalami dugaan penggunaan dana hasil suap untuk pembelian aset dan kepentingan lainnya.

Penyitaan tiga moge tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik mengumpulkan dan mengamankan barang bukti dalam pengembangan kasus dugaan suap importasi.

Hingga kini, KPK masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh konstruksi perkara, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Perkembangan lebih lanjut mengenai perkara dan status hukum pihak-pihak terkait masih menunggu hasil penyidikan KPK.

BACA JUGA  DPC Gerindra Banyumas Nonaktifkan Adhi Wiharto Terkait Kasus Dugaan Korupsi Unsoed
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending