Entertainment
1 September Hari Menulis Surat Sedunia: Dulu Menunggu Tukang Pos, Kini Pesan Tinggal Klik
KITASULSEL — MAKASSAR — Sebelum WhatsApp, DM, dan pesan instan menjadi bagian dari keseharian, ada masa ketika sebuah kabar harus ditunggu berhari-hari untuk sampai. Sepucuk surat ditulis tangan, dimasukkan ke amplop, dikirim melalui pos, lalu penantian pun dimulai.
Setiap 1 September, dunia memperingati World Letter Writing Day atau Hari Menulis Surat Sedunia. Momentum ini mengajak masyarakat kembali mengenang tradisi menulis surat yang kini semakin jarang dilakukan di tengah komunikasi serba cepat.
Di Makassar, tradisi semacam ini tentu punya cerita tersendiri. Dulu, ketika anak atau keluarga merantau ke Jawa, Kalimantan, Papua hingga luar negeri, surat menjadi salah satu cara untuk mengirim kabar kepada keluarga di rumah.
Bagi sebagian keluarga, kedatangan tukang pos bahkan bisa menjadi momen yang dinanti. Sepucuk surat dari anak yang jauh bukan sekadar kertas, tetapi membawa kabar tentang keadaan mereka di tempat perantauan.
Menariknya, surat bukan hanya soal menyampaikan pesan. Tulisan tangan, bentuk kertas, coretan hingga perangko bisa menjadi bagian dari kenangan yang disimpan bertahun-tahun.
Berbeda dengan pesan digital yang bisa tenggelam di antara ratusan notifikasi, sebuah surat memiliki bentuk fisik yang bisa ditemukan kembali kapan saja.
Hari Menulis Surat Sedunia diperkenalkan oleh penulis dan seniman asal Australia, Richard Simpkin, pada 2014. Gagasan itu muncul dari pengalamannya berkirim surat dengan sejumlah orang yang ia anggap sebagai legenda Australia dan menerima balasan tulisan tangan.
Di era digital, tentu tidak ada yang melarang orang tetap menggunakan WhatsApp atau media sosial. Justru peringatan ini menjadi pengingat bahwa komunikasi tidak selalu harus cepat untuk menjadi bermakna.
Dulu keluarga di Makassar menunggu tukang pos membawa kabar dari perantauan. Kini kabar dari siapa pun bisa tiba dalam hitungan detik. Bedanya, mungkin bukan pada cepat atau lambatnya pesan, tetapi pada kenangan yang ditinggalkannya.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login