Entertainment
Tahukah Kamu ? Istilah El Niño Ternyata Berasal dari Pengamatan Nelayan Spanyol
KITASULSEL — MAKASSAR — Istilah El Niño sudah begitu akrab di telinga masyarakat Indonesia, terutama ketika musim kemarau terasa lebih panjang dan hujan tak kunjung turun. Namun, tahukah kamu bahwa nama El Niño ternyata memiliki sejarah panjang yang berawal dari pengamatan masyarakat pesisir Amerika Selatan?
El Niño berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “anak laki-laki”. Istilah ini awalnya digunakan para nelayan di pesisir Peru untuk menyebut kemunculan arus laut hangat yang biasanya terjadi berdekatan dengan waktu Natal.
Para nelayan mengamati bahwa pada periode tertentu, air laut di kawasan mereka menjadi lebih hangat dari biasanya. Perubahan suhu laut tersebut kemudian memengaruhi keberadaan ikan dan hasil tangkapan mereka.
Karena fenomena itu sering muncul sekitar perayaan Natal, masyarakat setempat mengaitkannya dengan El Niño Jesús, yang merujuk pada Anak Yesus. Istilah tersebut kemudian berkembang dalam ilmu kelautan dan meteorologi hingga digunakan secara global.
Mengapa El Niño Berdampak ke Indonesia?
El Niño berkaitan dengan pemanasan suhu permukaan laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik tropis. Perubahan tersebut dapat memengaruhi pola sirkulasi atmosfer dan pada akhirnya mengubah distribusi hujan di berbagai wilayah dunia, termasuk Indonesia.
Dampak yang paling terasa di Indonesia biasanya adalah berkurangnya curah hujan. Ketika El Niño menguat, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami kondisi yang lebih kering dibandingkan biasanya.
Akibatnya, musim kemarau dapat berlangsung lebih panjang, sementara awal musim hujan di sejumlah wilayah dapat mengalami keterlambatan. Namun, pengaruhnya tidak selalu sama di seluruh Indonesia karena kondisi lokal dan faktor iklim lainnya juga ikut menentukan.
Kondisi yang lebih kering tersebut dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ketersediaan air menjadi salah satu persoalan yang perlu diwaspadai, terutama di daerah yang mengandalkan sumber air permukaan, waduk atau embung untuk kebutuhan sehari-hari dan pertanian.
Sektor pertanian juga ikut terdampak. Berkurangnya hujan dapat membuat lahan pertanian lebih sulit mendapatkan pasokan air, meningkatkan kebutuhan irigasi dan berpotensi mengganggu jadwal tanam. Jika kekeringan berlangsung cukup lama, produktivitas sejumlah tanaman dapat ikut menurun.
Dampak lainnya adalah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. Kondisi vegetasi yang lebih kering membuat api lebih mudah menyebar, terutama ketika terjadi pembakaran terbuka atau muncul sumber api lainnya.
Cuaca yang lebih panas dan kering juga dapat meningkatkan risiko kekeringan dan krisis air bersih di wilayah tertentu. Karena itu, pemerintah dan masyarakat biasanya meningkatkan kewaspadaan terhadap ketersediaan air, pertanian serta potensi kebakaran hutan dan lahan ketika El Niño diperkirakan menguat.
Meski demikian, El Niño tidak berarti seluruh Indonesia otomatis mengalami kekeringan dengan tingkat yang sama. Dampaknya berbeda antarwilayah dan dipengaruhi pula oleh fenomena iklim lainnya.
Menariknya, istilah yang kini digunakan dalam laporan cuaca dan iklim dunia tersebut ternyata bermula dari pengamatan sederhana para nelayan terhadap perubahan laut di Amerika Selatan.
Dari sebuah istilah yang berkaitan dengan Natal dan “Anak Yesus”, El Niño kemudian menjadi nama fenomena iklim global yang dapat memengaruhi hujan, pertanian, ketersediaan air hingga risiko kebakaran di Indonesia.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login