Entertainment
Selesai Dibuat 2015, Film Ini Dikunci di Brankas 100 Tahun dan Baru Bisa Ditonton pada 2115
KITASULSEL — MAKASSAR — Ada film yang dibuat untuk ditonton saat ini. Ada pula film yang justru dibuat untuk generasi yang bahkan belum lahir.
Salah satunya adalah “100 Years: The Movie You Will Never See”, film eksperimental yang telah selesai dibuat pada 2015, tetapi hingga kini belum pernah ditayangkan kepada publik. Film tersebut sengaja disimpan dalam sebuah brankas khusus dan baru dijadwalkan dibuka 100 tahun kemudian.
Artinya, film yang produksinya telah rampung lebih dari satu dekade lalu itu masih harus menunggu hingga 18 November 2115 sebelum dapat disaksikan secara resmi oleh publik.
Film ini disutradarai oleh Robert Rodriguez, sementara naskahnya ditulis dan filmnya dibintangi oleh John Malkovich. Sejak awal, proyek tersebut memang dirancang sebagai sebuah eksperimen sinema yang tidak mengikuti pola industri film pada umumnya.
Biasanya, setelah sebuah film selesai diproduksi, tahap berikutnya adalah promosi, pemutaran perdana, kemudian dirilis kepada penonton. Namun “100 Years” justru melakukan hal sebaliknya.
Film selesai dibuat, kemudian disimpan.
Tidak ada pemutaran untuk publik. Tidak ada perilisan penuh. Bahkan jalan cerita lengkapnya pun sengaja dirahasiakan.
Yang diketahui publik hanya berasal dari materi promosi dan beberapa teaser yang menggambarkan kemungkinan kehidupan di Bumi pada masa depan.
Dalam salah satu gambaran, alam terlihat kembali mengambil alih dunia. Gambaran lain menunjukkan masa depan yang dipenuhi kemajuan teknologi. Sementara gambaran berbeda memperlihatkan kemungkinan ketika teknologi dan robot memiliki peran yang jauh lebih besar dalam kehidupan manusia.
Semua itu membuat satu pertanyaan besar tetap menggantung: seperti apa dunia ketika film tersebut akhirnya dibuka?
Konsep “100 Years” juga tidak berdiri sendiri. Proyek ini dibuat melalui kolaborasi dengan LOUIS XIII, yang menjadikan perjalanan selama satu abad sebagai bagian penting dari konsepnya.
Namun, yang paling menarik justru bukan hanya isi filmnya.
Melainkan siapa yang akan menjadi penontonnya.
Ketika brankas tersebut dibuka pada 2115, hampir tidak ada orang yang terlibat langsung dalam proses pembuatannya pada 2015 yang kemungkinan masih dapat menyaksikan hasil akhirnya.
Generasi yang menonton film tersebut nantinya adalah manusia yang hidup hampir satu abad setelah film itu selesai dibuat.
Teknologi yang mereka gunakan untuk menonton film mungkin sudah jauh berbeda. Cara manusia menikmati hiburan bisa saja berubah. Bahkan dunia yang menjadi latar kehidupan mereka mungkin sudah sangat berbeda dibandingkan dunia saat film itu dibuat.
Karena itu, “100 Years” pada akhirnya bukan sekadar film yang ditunda penayangannya.
Ia menjadi semacam kapsul waktu sinema—sebuah karya yang dikirim manusia dari 2015 kepada manusia yang akan hidup pada 2115.
Menariknya, judul lengkap film ini adalah “100 Years: The Movie You Will Never See”.
Bagi sebagian besar orang yang hidup saat ini, judul tersebut memang bukan sekadar permainan kata.
Film itu benar-benar kemungkinan besar menjadi film yang tidak akan pernah mereka lihat.
Kecuali teknologi, waktu, dan kehidupan manusia berubah dengan cara yang tidak pernah dibayangkan pembuatnya.
Satu hal yang pasti, film tersebut sudah selesai sejak 2015.
Namun ceritanya baru akan benar-benar dimulai ketika dunia membuka brankas itu pada 18 November 2115.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login