Connect with us

Ekonomi

Catherine Hindra Sutjahyo Mengundurkan Diri dari Kursi Wadirut GOTO, Sosok Penting di Balik Bisnis Gojek

Published

on

KITASULSEL — JAKARTA — Kabar mengejutkan datang dari jajaran manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Catherine Hindra Sutjahyo mengajukan pengunduran diri dari posisi Wakil Direktur Utama sekaligus Deputi CEO GoTo.

Surat pengunduran diri Catherine telah diterima perseroan pada 28 Agustus 2026. Dalam keterbukaan informasi perusahaan, pengunduran diri tersebut disampaikan karena alasan pribadi dan keluarga.

Meski demikian, Catherine belum resmi meninggalkan jabatannya. Pengunduran diri tersebut masih harus mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 14 Oktober 2026.

Nama Catherine sendiri bukan sosok asing dalam perjalanan Gojek dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 dan menjadi salah satu eksekutif yang kemudian memegang peran penting dalam pengembangan bisnis perusahaan.

BACA JUGA  Kementerian ESDM Tambah PNBP Rp20,97 Miliar dari Lelang Batubara Hasil Penegakan Hukum

Sebelum menduduki posisi puncak di GoTo, Catherine pernah dipercaya memimpin bisnis GoFood. Pengalamannya di sektor layanan on-demand kemudian membawanya ke posisi yang semakin strategis dalam ekosistem perusahaan.

Pada 2023, Catherine menjabat sebagai Presiden On-Demand Services. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menduduki posisi Wakil Direktur Utama sekaligus Deputi CEO GoTo.

Dalam posisi tersebut, Catherine memiliki peran dalam pengembangan bisnis layanan on-demand, termasuk berbagai layanan yang berada dalam ekosistem Gojek.

Pengunduran dirinya menjadi perhatian karena terjadi ketika GoTo tengah menunjukkan perkembangan positif dalam kinerja keuangan. Pada semester pertama 2026, perusahaan mencatat laba bersih Rp608 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp580 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

BACA JUGA  Kemenhut Dorong Perdagangan Karbon Berintegritas untuk Jaga Hutan dan Sejahterakan Masyarakat

Meski ada perubahan di jajaran direksi, manajemen GoTo menyatakan pengunduran diri Catherine tidak berdampak terhadap kelangsungan kegiatan usaha perseroan.

Kini, keputusan akhir berada di tangan para pemegang saham. RUPSLB pada Oktober mendatang akan menjadi penentu apakah pengunduran diri Catherine resmi disetujui.

Jika disetujui, maka berakhirlah perjalanan Catherine di jajaran pimpinan utama GoTo setelah bertahun-tahun berkarier di ekosistem perusahaan.

Belum ada keputusan mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Catherine apabila pengunduran dirinya mendapat persetujuan. Perseroan selanjutnya akan menentukan susunan manajemen sesuai mekanisme tata kelola perusahaan.

Pergantian tersebut tentu menjadi perhatian karena posisi Wakil Direktur Utama memiliki peran strategis dalam menjaga arah bisnis GoTo, terutama ketika perusahaan tengah berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan.

BACA JUGA  Inovasi Polipangkep Sulap Sabut Kelapa Jadi Pewarna Tekstil Bernilai Ekonomi

Bagi Catherine, keputusan ini menjadi babak baru setelah melewati perjalanan panjang bersama Gojek hingga GoTo. Sementara bagi perusahaan, pengunduran diri salah satu eksekutif senior tersebut menjadi dinamika baru di tengah upaya memperkuat kinerja bisnis.

Publik kini tinggal menunggu keputusan RUPSLB pada 14 Oktober 2026. Setelah keputusan pemegang saham ditetapkan, arah baru jajaran manajemen GoTo akan semakin jelas.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending