Connect with us

Entertainment

Kisah Nyata Dokter Forensik Polri Diangkat ke Layar Lebar, ‘Autopsy : Dead Body Can Talk’

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR – Di balik sebuah kematian, terkadang ada cerita yang belum selesai. Ketika korban sudah tidak bisa berbicara, tubuhnya justru dapat meninggalkan petunjuk untuk mengungkap kebenaran.

Kisah tersebut kini diangkat ke layar lebar melalui film “Autopsy: Dead Body Can Talk”, yang resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 3 September 2026.

Film ini terinspirasi dari perjalanan nyata Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, dokter forensik Polri yang dikenal dalam dunia penyidikan ilmiah. Perjalanan profesinya menjadi dasar karakter utama bernama Hastry yang diperankan oleh Masayu Anastasia.

Disutradarai Ozan Ruz, film ini membawa penonton masuk ke dunia kedokteran forensik, ketika jasad korban menjadi salah satu sumber penting untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

BACA JUGA  Ini Nih Film Drama Komedi yang Siap Temani Weekend, Ketok Mejik Hadir dengan Kisah Kocak Penuh Makna

Hastry digambarkan sebagai dokter yang berpegang pada sains dan fakta. Ia menerjemahkan berbagai jejak pada tubuh korban menjadi petunjuk yang dapat membantu penyidik mengungkap kasus kematian yang tidak wajar.

Namun perjalanan tersebut tidak selalu berjalan sederhana. Di tengah proses penyelidikan, Hastry juga menghadapi firasat, empati dan petunjuk yang tidak selalu mudah dijelaskan melalui logika.

Meski memiliki unsur misteri, film ini tidak semata-mata mengandalkan cerita supranatural. Sutradara Ozan Ruz justru menekankan nilai empati sebagai salah satu pesan utama film.

Menurut Ozan, pekerjaan dokter forensik bukan hanya soal membedah dan mencari penyebab kematian. Ada sisi kemanusiaan ketika seorang dokter berusaha memberikan perhatian dan keadilan kepada korban yang sudah tidak mampu menyampaikan ceritanya sendiri.

BACA JUGA  30 Tahun Pokémon, Pokémon GO Ikut Berpesta: Perayaan Besar Segera Hadir di Asia Tenggara

Pengalaman nyata Sumy Hastry kemudian dikembangkan menjadi cerita film dengan perpaduan drama, kriminal, misteri dan investigasi forensik.

Masayu Anastasia pun melakukan riset untuk mendalami perannya sebagai dokter forensik. Ia bahkan datang langsung ke ruang autopsi untuk mempelajari ilmu kedokteran dan proses kerja yang berkaitan dengan profesi tersebut.

Selain Masayu, film ini turut dibintangi Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, Ge Pamungkas, Riyuka Bunga, Indra Frimawan, Abdurrahman Arif, Zidni Hakim, Nagra Pakusadewo dan sejumlah pemeran lainnya.

Menariknya, judul Dead Body Can Talk menggambarkan gagasan utama film ini. Jasad memang tidak dapat berbicara secara harfiah, tetapi luka, lebam, kondisi tubuh dan berbagai jejak lainnya dapat menjadi “bahasa” yang dibaca melalui ilmu forensik.

BACA JUGA  Kuota Internet Masih Sering Hangus? Ini Cara Mengaktifkan Fitur Rollover di Telkomsel, XL, dan IM3 agar Tak Rugi

Dari sanalah sebuah kematian bisa mulai bercerita.

“Autopsy: Dead Body Can Talk” kini hadir di bioskop Indonesia, membawa kisah nyata perjalanan seorang dokter forensik Polri yang mendedikasikan profesinya untuk mencari kebenaran dari mereka yang sudah tidak bisa lagi berbicara.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending