Connect with us

Tak Ada Cristiano Ronaldo, Al Nassr Kalah 4 Gol Tanpa Balas dari Klub Portugal

Published

on

Kitasulsel–Makassar Al Nassr menelan kekalahan telak dari klub Portugal ketika tampil tanpa Cristiano Ronaldo pada laga pramusim.

Al Nassr berhadapan dengan FC Porto dalam laga pramusim.

Duel tersebut digelar di Estadio do Dragao, Porto, Senin (29/7/2024) dini hari WIB.

Hasilnya, klub berjuluk Al-Aalami itu kalah telak dengan skor 0-4.

Jika menilik statistik pertandingan, penguasaan bola kedua tim sebenarnya berimbang dengan Al Nassr menguasai 49 persen sementara Porto 51 persen.

Perbedaan mencolok baru terlihat jelas dalam peluang diciptakan.

Al Nassr hanya melepaskan 8 tembakan dengan 3 mengarah ke gawang.

Adapun Porto memproduksi 17 tembakan yang 7 di antaranya menuju tepat sasaran.

Absennya Cristiano Ronaldo cukup berdampak terhadap penampilan Al Nassr dalam laga ini.

CR7 sendiri absen karena mendapat jatah libur lebih panjang selepas membela Timnas Portugal di Euro 2024.

Sementara itu, empat gol Porto seluruhnya tercipta di babak pertama.

Rekening gol klub Portugal itu dibuka oleh tandukan Nico Gonzalez yang memanfaatkan umpan tarik Joao Mario dari sisi kiri kotak penalti Al Nassr pada menit ke-18.

Tiga menit berselang, Porto berhasil menggandakan keunggulan melalui Ivan Jaime.

Menerima umpan Danny Loader, Jaime kemudian membawa ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut yang cukup sempit.

Pada menit ke-31, Nico Gonzalez kembali menggetarkan jala Al Nassr untuk menorehkan brace.

Pesta gol Porto ditutup dengan gol penalti di masa injury time, tepatnya pada menit ke-45+5′.

Goncalo Borges, yang maju sebagai eksekutor penalti, berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna.

FC Porto 4-0 Al Nassr (Nico Gonzalez 18′, 31′; Ivan Jaime 21′; Goncalo Borges 45+5′)

Berikut susunan pemain kedua tim:

FC Porto (4-2-3-1): 14-Claudio Ramos (94-Samuel Portugal 64′); 23-Mario, 97-Pedro, 4-Otavio (26-David Carmo 74′), 52-Fernandes, 22-Varela, 8-Grujic; 70-Goncalo Borges (86-Rodrigo Mora 65′), 16-Nico Gonzalez (15-Vasco Sousa 64′), 17-Ivan Jaime (20-Andre Franco 64′); 19-Danny Namaso (29-Toni Martinez 65′)

Pelatih: Vitor Bruno

Al Nassr (4-2-3-1): 44-Alaqidi; 13-Telles, 78-Lajami, 5-Abdulellah Al-Amri (4-Mohammed Al-Fatil 46′), 2-Sultan Al-Ghanam (12-Nawaf Boushal 46′); 77-Brozovic, 17-Abdullah Alkhaibari (21-Mukhtar Ali 46′); 10-Sadio Mane (29-Abdulrahman Ghareeb 46′), 25-Otavio, 14-Sami Al-Najei (23-Ayman Yahya 46′); 94-Talisca (16-Mohammed Maran 66′)

(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Suasana Haru Iringi Pelepasan Jenazah Andi Muhammad Yasir, Wali Kota Makassar Pimpin Upacara Penghormatan

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, almarhum Andi Muhammad Yasir, Sabtu (28/2/2026).

Di tengah duka yang mendalam, jajaran Pemerintah Kota Makassar berkumpul di kediaman pribadi almarhum di Jalan Andi Mangerangi No. 5C, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate, untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai pembina apel pelepasan jenazah. Dengan penuh khidmat, ia memimpin upacara penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian almarhum selama mengemban amanah di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Almarhum yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar itu dikenal sebagai sosok pekerja keras, tenang, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Kurang lebih 37 tahun mengabdi, kepergiannya meninggalkan duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan kerja dan masyarakat yang pernah merasakan kiprah pengabdiannya.

Dalam amanah singkatnya, Munafri mengungkapkan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi Pemerintah Kota Makassar.

“Almarhum dikenal sebagai sosok aparatur sipil negara yang pekerja keras, loyal, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” tutur Munafri.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu menuturkan, semasa hidupnya almarhum dikenal profesional dalam bekerja serta pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Di lingkungan kerja, almarhum menjadi figur yang mampu menjembatani komunikasi dan membangun koordinasi lintas sektor.

Ia juga menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengemban amanah, mulai dari kepala dinas di lintas SKPD hingga terakhir menjabat Asisten I yang membidangi pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.

“Almarhum Andi Muhammad Yasir adalah ASN pekerja keras, loyal, dan memiliki integritas yang tinggi. Sosok yang ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja,” jelasnya.

“Tak hanya sebagai pejabat publik, almarhum juga dikenal sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab,” tambah Appi, mengenang riwayat pengabdian almarhum sebagai pamong ASN Pemkot Makassar.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, ditandai dengan penghormatan terakhir kepada almarhum sebelum diberangkatkan. Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi kepergian almarhum menuju peristirahatan terakhirnya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, Munafri berpesan agar senantiasa diberi kekuatan, ketabahan, serta keteguhan hati dalam menghadapi cobaan tersebut. Ia juga menyampaikan empati mendalam atas kehilangan yang tentu sangat memengaruhi keseharian keluarga, terutama dalam peran almarhum membesarkan dan mendidik anak-anaknya.

Di hadapan para pelayat yang terdiri dari jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, ASN lingkup Pemkot Makassar, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum, Munafri mengajak seluruh pihak untuk melanjutkan cita-cita dan pengabdian yang telah dirintis almarhum semasa hidupnya.

“Sepeninggal almarhum, menjadi kewajiban kita semua yang masih hidup untuk melanjutkan cita-cita dan pengabdian beliau,” imbuhnya.

“Demikian pula kewajiban kita untuk senantiasa mendoakan, semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT,” lanjut Appi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila semasa hidup almarhum terdapat sikap atau perkataan yang kurang berkenan di hati rekan kerja maupun masyarakat.

“Dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati, atas nama Pemerintah Kota Makassar dan keluarga, kami memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, seluruh asisten, staf ahli, kepala dinas, camat, dan lurah.

Usai upacara pelepasan pada pukul 15.10 Wita, jenazah diberangkatkan menuju Masjid Raya Makassar untuk dishalatkan pada pukul 15.55 Wita. Selanjutnya, rombongan menuju Taman Pemakaman Umum Panaikang, Kecamatan Panakkukang, sebagai tempat peristirahatan terakhirnya pada pukul 16.30 Wita.

Diketahui, Andi Muhammad Yasir meninggal dunia pada usia 59 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir di RSKD Dadi, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, setelah menjalani perawatan intensif di Stroke Center rumah sakit tersebut.

Kepergian salah satu putra terbaik birokrasi Kota Makassar itu meninggalkan jejak pengabdian panjang dan kenangan mendalam bagi banyak pihak.

Continue Reading

Trending