Ringankan Beban Korban Kebakaran di Maccini Gusung, Appi Salurkan Bantuan
Kitasulsel–Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kota Makassar yang membutuhkan uluran tangan.
Itu dibuktikan bakal calon Wali Kota Makassar itu terhadap korban yang terkena musibah kebakaran di Maccini Gusung, Kecamatan Makassar pada Senin malam, 5 Agustus 2024.
Kesempatan itu, Appi memberikan santunan berupa uang tunai dan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada korban kebakaran. Ini bertujuan meringankan beban warga yang terdampak.
“Ada tim kami di sini menyampaikan bahwa ada kebakaran yang terdampak ada empat rumah yang hangus, kami datang untuk melihat dan memberikan support kepada mereka,” kata Appi kepada wartawan.
Mantan CEO PSM Makassar ini menyebut, bantuan yang disalurkan bukan soal nilainya, tetapi aksi kemanusiaan tersebut merupakan kepedulian terhadap sesama.
Atas musibah itu, Appi mengimbau kepada masyarakat luas untuk lebih waspada.
“Saya juga menyampaikan kepada masyarakat, bahwa bukan hanya di sini, di mana saja, harus berhati – hati terhadap apa namanya kebakaran. Itu selalu saya bilang lebih baik mencegah dari pada mengobati,” imbaunya.
Appi pun mengapresiasi langkah sigap Pemadam Kebakaran Kota Makassar dalam menyikapi laporan warga.
“Alhamdulillah pemadamnya juga cukup tanggap, sehingga tidak terlalu melebar ke mana – mana api yang lebih besar,” ucap Appi.
Sementara salah seorang Tokoh Masyarakat Kecamatan Makassar, Haji Nasaruddin menuturkan, pihaknya sengaja memberitahukan kepada Appi mengenai musibah yang dialami warga. Sebab kata dia, Appi dianggap punya kepedulian besar.
“Karena memang Pak Appi seorang figur yang bermasyarakat. Semoga kehadiran pak Appi meringankan beban bagi masyarakat terkena musibah,” imbuhnya. (*)
NEWS
Kisah Haru Guru Mengaji di Sidrap: Hidup Sebatangkara di Rumah Tak Layak Huni
KITASULSEL—SIDRAP — Kisah pilu datang dari Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Seorang guru mengaji bernama Fatimah (50) kini harus menjalani hidup dalam kondisi serba keterbatasan di rumah yang tidak layak huni.
Perempuan yang dikenal sebagai pengajar Al-Qur’an bagi anak-anak di lingkungannya itu kini tak lagi mampu melanjutkan aktivitas mengajarnya karena kondisi kesehatan yang terus menurun.
Fatimah diketahui hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi. Ia juga mengalami keterbatasan fisik sehingga harus menggunakan tongkat setiap kali berjalan.
Padahal selama bertahun-tahun, Fatimah dikenal sebagai sosok yang tulus mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an. Ia mengajar puluhan santri di TPA Nurul Imam yang berada di Kelurahan Amparita.
Namun, kondisi fisik yang semakin lemah serta keadaan rumah yang memprihatinkan membuat aktivitas mengajinya terhenti.
Salah seorang warga setempat, Yahya, menyampaikan keprihatinan masyarakat terhadap kondisi yang dialami Fatimah. Menurutnya, sosok Fatimah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.
“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar Ibu Fatimah bisa mendapatkan pengobatan dan bantuan perbaikan rumah. Semoga beliau bisa kembali mengajar mengaji seperti dulu,” ujar Yahya, Senin (16/3/2026).
Warga setempat juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidrap dengan harapan pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Bagi masyarakat Amparita, Fatimah bukan sekadar guru mengaji, tetapi juga sosok yang selama ini menjadi penerang bagi generasi muda dalam mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Mereka berharap kepedulian berbagai pihak dapat hadir untuk membantu sang guru agar kembali menjalani kehidupan yang lebih layak.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login