Connect with us

NEWS

Menko PMK dan Menag Minta Jalur Evakuasi Tambahan di MTsN 1 Kota Bogor

Published

on

Kitasulsel–BOGOR – Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah. Saat meninjau MTsN 1 Kota Bogor, Rabu (10/6/2026), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, bersama Menteri Agama, Nasaruddin Umar, meminta adanya akses evakuasi tambahan di area belakang sekolah sebagai jalur penyelamatan dalam kondisi darurat.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres revitalisasi madrasah yang tengah berlangsung di MTsN 1 Kota Bogor. Turut mendampingi dalam kegiatan itu Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Suyitno, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Kuswara, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Afan Rangkuti.

Dalam peninjauan lapangan, Pratikno dan Nasaruddin Umar secara khusus menyoroti pentingnya keberadaan akses tambahan di bagian belakang sekolah yang dapat difungsikan sebagai jalur evakuasi ketika terjadi kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

BACA JUGA  7 Arahan Presiden Prabowo Dalam Puncak Acara HUT Ke-53 Korpri Dihadiri 50 Ribu ASN

“Untuk MTsN Kota Bogor, kami meminta agar ada akses ke belakang sekolah sebagai upaya antisipasi kebakaran maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Pratikno didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Menurut Pratikno, pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas fisik bangunan, tetapi juga harus memperhatikan aspek keselamatan seluruh warga sekolah.

Ia menegaskan bahwa peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Karena itu, penyediaan jalur evakuasi menjadi bagian penting dari standar keselamatan yang harus dipenuhi dalam setiap proyek revitalisasi pendidikan.

“Ini merupakan program Presiden untuk meningkatkan kualitas SDM unggul melalui lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas,” katanya.

Pratikno menjelaskan, revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

BACA JUGA  Mentan Amran Dipuji Prabowo & Gibran, Ini Alasannya!

Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut telah berjalan sejak 2025 dengan total anggaran mencapai Rp13,28 triliun yang diperuntukkan bagi perbaikan 17.573 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan program ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan rehabilitasi, perbaikan, dan pembangunan infrastruktur pendidikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan nasional.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai revitalisasi yang dilakukan di MTsN 1 Kota Bogor telah memberikan perubahan signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Atap yang sebelumnya hampir roboh sekarang sudah sangat rapi. Meja-meja yang dulu sudah kumuh kini diganti dengan yang baru dan lebih baik,” ungkap Nasaruddin.

Ia menegaskan pemerintah berkomitmen memberikan perhatian yang setara terhadap sekolah umum maupun madrasah agar seluruh peserta didik memperoleh fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

BACA JUGA  90 Persen Jamaah Haji Sidrap Berada di Bawah Bimbingan KBIHU Annur Grup

Menurutnya, keberadaan jalur evakuasi merupakan bagian integral dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga mampu memberikan perlindungan maksimal saat terjadi kondisi darurat.

Revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor sendiri mencakup pembangunan dan perbaikan ruang kelas, peningkatan sarana pendukung pembelajaran, serta pengadaan mebel baru yang lebih layak dan modern.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap kualitas pembelajaran dapat meningkat seiring dengan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan bagi seluruh warga sekolah.

Dengan demikian, revitalisasi madrasah tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang lebih representatif, tetapi juga memperkuat sistem keamanan dan mitigasi risiko sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Jubir IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN IKN, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Published

on

Kitasulsel–KALTIM – Kabar duka datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik atau Jubir IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di Rusun ASN di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (25/7).

Kapolresta IKN, Kombes Pol Supriyanto, menjelaskan dari keterangan saksi, almarhum memang sudah mengeluhkan sakit sejak beberapa hari terakhir sebelum meninggal.

“Hasil pemeriksaan saksi bahwa almarhum mengalami sakit nyeri lambung sejak 3 hari yang lalu sebelum meninggal,” kata Supriyanto saat dikonfirmasi, Minggu (26/7).

Polisi memastikan, dari hasil pemeriksaan awal dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum,” tegasnya.

BACA JUGA  Peaceful Muharam, Menag Hadiri Nikah Massal 20 Pasangan di Pemalang: Pernikahan Tercatat Hadirkan Kepastian Hukum dan Keberkahan

Sebelumnya, kabar meninggalnya Troy dikonfirmasi oleh Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga.

“Benar [Troy Pantouw meninggal dunia],” jelas Danis kepada media.

Kata Danis, Troy mengembuskan napas terakhirnya di rusun IKN pada siang hari.

Sekilas Sosok Troy Pantouw

Troy Pantouw dikenal sebagai sosok senior di dunia komunikasi dan media. Ia mengawali kariernya sebagai reporter di Surabaya pada tahun 1988-1992. Beranjak dari situ, ia banyak berkecimpung di dunia media dan advokasi.

Hingga pada tahun 2022, Troy berkarier sebagai Chief of Advocacy, Campaign, Communication, Media di Save the Children Indonesia.

Pada Maret 2023 sampai saat ini, Troy mengawali babak baru sebagai Chief of Public Communication Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Di posisi tersebut, ia menjadi salah satu juru bicara utama yang aktif menyampaikan perkembangan pembangunan IKN kepada publik.

BACA JUGA  Mentan Amran Dipuji Prabowo & Gibran, Ini Alasannya!

Kepergian Troy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Otorita IKN.

Continue Reading

Trending