Connect with us

NEWS

Harga Emas Antam Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,601 Juta per Gram

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (21/7/2026). Berdasarkan informasi dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp9.000 menjadi Rp2.601.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali emas Antam. Hari ini, harga buyback turun Rp9.000 menjadi Rp2.332.000 per gram.

Dalam ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas batangan. Namun, pengusaha emas tetap diwajibkan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual, lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya yang sebesar 0,45 persen.

Harga tersebut berlaku di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, sedangkan harga di gerai penjualan Antam lainnya dapat berbeda.

BACA JUGA  Ketua DPW NasDem Sulsel Hadiri Buka Puasa DPP Bersama Anak Yatim, Perkuat Soliditas Partai

Daftar Harga Emas Antam Selasa (21/7/2026)

1 gram: Rp2.601.000

2 gram: Rp5.142.000

3 gram: Rp7.688.000

5 gram: Rp12.780.000

10 gram: Rp25.505.000

25 gram: Rp63.637.000

50 gram: Rp127.195.000

100 gram: Rp254.312.000

250 gram: Rp635.515.000

500 gram: Rp1.270.820.000

1.000 gram: Rp2.541.600.000

Harga Emas Galeri24 Juga Melemah

Selain Antam, harga emas Galeri24 juga tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan situs resminya, harga emas Galeri24 turun Rp25.000 menjadi Rp2.578.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback emas Galeri24 berada di level Rp2.418.000 per gram.

Daftar Harga Emas Galeri24 Selasa (21/7/2026)

1 gram: Rp2.578.000

2 gram: Rp5.095.000

5 gram: Rp12.644.000

10 gram: Rp25.221.000

25 gram: Rp62.712.000

50 gram: Rp125.325.000

100 gram: Rp250.527.000

250 gram: Rp624.779.000

BACA JUGA  Menko Zulhas Apresiasi Kerja Keras Mentan Amran, Optimistis Swasembada Pangan Tercapai 2028

500 gram: Rp1.249.556.000

1.000 gram: Rp2.499.111.000

Penurunan harga emas pada hari ini menjadi perhatian para pelaku pasar dan investor logam mulia. Meski harga bergerak fluktuatif mengikuti dinamika pasar global, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih sebagai aset lindung nilai (safe haven) dalam jangka panjang.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Petahana Bertahan! Muhammad Hasrul Hasan Kembali Raih Kepercayaan DPR RI sebagai Komisioner KPI RI 2026–2029

Published

on

KITASULSEL—JAKARTA – Rekam jejak panjang di dunia penyiaran kembali mengantarkan Muhammad Hasrul Hasan meraih kepercayaan untuk melanjutkan pengabdian di tingkat nasional. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menetapkan Hasrul Hasan sebagai salah satu Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Periode 2026–2029 dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan Komisi I DPR RI terhadap para calon anggota KPI Pusat. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi, DPR RI akhirnya memilih sembilan figur yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta visi kuat dalam menghadapi tantangan dunia penyiaran di era digital.

BACA JUGA  21 Rumah Ludes Dilahap Jago Merah di Kawasan TPA Antang

Kembalinya Muhammad Hasrul Hasan menjadi komisioner KPI Pusat menjadi bukti atas kepercayaan yang terus diberikan terhadap kiprah dan dedikasinya. Sebagai komisioner petahana yang telah mengemban amanah pada periode 2023–2026, Hasrul dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam menjalankan fungsi pengawasan penyiaran sekaligus mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan publik.

Nama Hasrul Hasan sendiri bukanlah sosok baru di lingkungan KPI. Sebelum mengemban tugas di tingkat pusat, ia lebih dahulu menorehkan kiprah sebagai anggota KPI Daerah Sulawesi Selatan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting yang membentuk pemahaman mendalam terhadap dinamika penyiaran nasional, mulai dari persoalan regulasi, perlindungan masyarakat, hingga tantangan konvergensi media di era digital.

BACA JUGA  Menag Nasaruddin Umar Optimistis Pesantren Jadi Lembaga Pendidikan Paling Diminati di Era AI

Selain rekam jejak profesionalnya di dunia penyiaran, Hasrul juga dikenal sebagai insan media yang aktif mendorong penguatan kualitas konten siaran, literasi media, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sebagai konsumen penyiaran.

Adapun sembilan anggota KPI Pusat periode 2026–2029 yang telah disahkan DPR RI terdiri atas:

  1. Tulus Santoso
  2. Andi Sukmono
  3. Fuji Samantha
  4. Widi Kurniawan
  5. Aliyah
  6. Evri Rizqi Monarshi
  7. Analisa
  8. Amin Shabana
  9. Muhammad Hasrul Hasan

Melalui komposisi baru tersebut, DPR RI berharap KPI Pusat mampu menjaga independensi lembaga, memperkuat pengawasan terhadap konten penyiaran di tengah derasnya disrupsi teknologi dan media digital, serta memastikan hadirnya ruang penyiaran yang sehat, edukatif, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA  Kemensos dan Kementerian PKP Percepat Bedah Rumah bagi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Terpilihnya kembali Muhammad Hasrul Hasan sekaligus menjadi penegasan bahwa pengalaman, integritas, dan rekam jejak tetap menjadi faktor penting dalam membangun lembaga penyiaran yang kredibel. Amanah baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran KPI dalam menjaga kualitas siaran nasional serta menjawab tantangan penyiaran Indonesia yang terus berkembang.

Semoga amanah baru ini dapat menjadi momentum bagi KPI RI untuk semakin adaptif menghadapi perubahan lanskap media sekaligus memperkuat perlindungan kepentingan publik melalui penyiaran yang berkualitas.

Continue Reading

Trending