Connect with us

Kriminal

Mariso Kembali Memanas , Tawuran Geng Motor Vs Warga , Dua Remaja Diamankan

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Suasana malam di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, kembali memanas. Tawuran pecah pada Sabtu (29/8/2026), melibatkan warga Nuri Lorong 300 dengan kelompok pemuda bermotor yang disebut warga sebagai geng motor.

Keributan bermula ketika sekelompok pemuda menggunakan sepeda motor masuk ke kawasan tersebut. Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 10 motor.

Warga menyebut kelompok itu membawa batu dan petasan. Tak lama kemudian, aksi saling lempar pecah dan membuat warga berhamburan keluar rumah.

Situasi semakin tegang hingga warga ikut melakukan perlawanan. Kelompok pemuda bermotor tersebut kemudian meninggalkan lokasi.

Kepolisian yang mendapat laporan langsung bergerak. Petugas membubarkan kerumunan dan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi tawuran.

Dari penyisiran tersebut, dua remaja berinisial IB (15) dan RA (17) diamankan.

BACA JUGA  Loker Bandara Palsu Beredar di Makassar , 3 Pencari Kerja Rugi Rp19,4 Juta

Keduanya dibawa ke Polsek Mariso untuk diperiksa.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jaffar membenarkan adanya pengamanan tersebut.

“Keduanya diamankan di sekitar lokasi dan dibawa ke Polsek Mariso untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar AKP Jaffar, Sabtu (29/8/2026).

Polisi masih mendalami peran kedua remaja tersebut. Hingga pemeriksaan berlangsung, keduanya belum ditetapkan sebagai tersangka.

Warga: Bukan Sekali Ini Saja

Bagi warga sekitar, tawuran kali ini bukan sekadar keributan sesaat.

Daeng Lippung, salah seorang warga, mengaku aksi serupa sudah berulang dalam sepekan terakhir.

“Sudah beberapa kali terjadi. Satu minggu ini sudah dua sampai tiga kali,” ujarnya.

Ia mengatakan kelompok yang datang kali ini diperkirakan sekitar 10 motor.

“Ada 10 motor yang dia bawa, saya lihat petasan sama batu,” katanya.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Meterai Palsu, Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1,03 Triliun

Keterangan itu membuat keresahan warga semakin kuat. Mereka khawatir aksi serupa kembali terjadi dan merembet ke permukiman.

Polisi Sisir Lokasi, Dua Remaja Diamankan

Setelah tawuran dibubarkan, petugas melakukan penyisiran untuk mencari orang-orang yang masih berada di sekitar lokasi.

Dua remaja kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Mariso.

Polisi masih mencari tahu apakah keduanya terlibat langsung dalam tawuran atau hanya berada di lokasi saat petugas melakukan penyisiran.

Pihak kepolisian juga masih menelusuri kelompok pemuda bermotor yang disebut datang ke kawasan tersebut.

Mariso Kembali Disorot

Tawuran terbaru ini kembali membuat kawasan Mariso menjadi perhatian.

Pada 17 Agustus 2026, polisi juga mengamankan lima pemuda dalam kasus tawuran antarkelompok dan pembakaran sepeda motor di kawasan Jalan Nuri.

BACA JUGA  Polda Bongkar Penyalahgunaan Sabu di Kosan Makassar, Libatkan Oknum Wartawan

Saat itu, dua kelompok dilaporkan saling menyerang menggunakan batu serta busur dan anak panah. Sebuah sepeda motor dibakar dalam kejadian tersebut.

Namun, kasus 17 Agustus merupakan perkara berbeda. Belum ada keterangan resmi yang menghubungkannya dengan tawuran di Jalan Metro Tanjung Bunga pada 29 Agustus.

Warga Minta Tak Menunggu Korban

Warga berharap aparat tidak menunggu sampai ada korban sebelum memperketat pengawasan.

Patroli malam dan pemantauan di titik-titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya kelompok pemuda dinilai penting untuk mencegah tawuran kembali pecah.

Apalagi, warga mengaku aksi serupa sudah beberapa kali terjadi dalam satu pekan.

Sementara itu, dua remaja yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih melakukan penelusuran terhadap kelompok lain yang terlibat.

Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending