DISKOMINFO KAB SIDRAP
Menuju Ending AIDS 2030, Nurkanaah Dorong Penguatan Sinergi Penanggulangan HIV-AIDS di Sulsel
KITASULSEL–MAKASSAR — Upaya bersama menuju target Ending AIDS 2030 menjadi fokus Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Selatan yang dihadiri Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, Kamis (17/9/2026).
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Hotel Travellers Phinisi, Jalan Lamaddukelleng Buntu/Jalan Haji Bau Nomor 59, Kota Makassar. Forum ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen dalam menghadapi persoalan HIV-AIDS.
Peserta yang diundang meliputi Wakil Bupati atau Wakil Wali Kota selaku Ketua Pelaksana KPA kabupaten/kota, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) atau pengelola program HIV-AIDS pada Dinas Kesehatan kabupaten/kota, serta Sekretaris KPA kabupaten/kota.
Kehadiran Nurkanaah dalam forum tersebut menjadi bagian dari keterlibatan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah lainnya di Sulawesi Selatan.
Nurkanaah Tekankan Pentingnya Kerja Bersama
Nurkanaah mengatakan, upaya mencapai target Ending AIDS 2030 tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, sektor kesehatan, KPA, serta berbagai pihak yang memiliki peran dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS.
Ia menilai koordinasi menjadi salah satu kunci agar program yang dijalankan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Butuh kerja bersama, koordinasi yang baik, serta komitmen dari seluruh pihak. Karena itu, forum ini penting untuk menyatukan langkah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS,” ujar Nurkanaah.
Menurutnya, forum koordinasi seperti ini juga penting untuk memastikan pemerintah kabupaten/kota memiliki pemahaman dan arah kebijakan yang sejalan dalam melaksanakan program pencegahan serta penanggulangan HIV-AIDS di wilayah masing-masing.
Perkuat Koordinasi Antardaerah
Rakor KPA Provinsi Sulsel menjadi ruang bagi pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi terkait program HIV-AIDS.
Keterlibatan berbagai unsur dari daerah memungkinkan adanya pertukaran informasi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program di lapangan, sekaligus memperkuat kerja sama dalam mencari langkah penanganan yang tepat.
Bagi pemerintah daerah, penanggulangan HIV-AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan kebijakan, edukasi masyarakat, pencegahan, layanan kesehatan, serta koordinasi lintas sektor.
Karena itu, keterlibatan kepala daerah atau unsur yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana KPA menjadi penting dalam memastikan upaya penanggulangan HIV-AIDS mendapatkan perhatian dan dukungan di tingkat daerah.
Menuju Target Ending AIDS 2030
Target Ending AIDS 2030 menjadi agenda yang membutuhkan konsistensi program dan kesinambungan kerja di berbagai tingkatan pemerintahan.
Sulawesi Selatan dengan wilayah yang terdiri atas berbagai kabupaten dan kota membutuhkan koordinasi yang kuat agar langkah pencegahan dan penanggulangan dapat berjalan secara seragam sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Dalam konteks tersebut, rakor KPA menjadi salah satu momentum untuk memperkuat komitmen bersama menuju target yang telah ditetapkan.
Nurkanaah berharap hasil koordinasi tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diterjemahkan dalam langkah nyata dan program yang berkelanjutan di masing-masing kabupaten/kota.
Ia juga mendorong agar koordinasi antarpemangku kepentingan terus dipelihara sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan HIV-AIDS dapat ditangani secara bersama-sama.
“Koordinasi yang terbangun diharapkan dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS dapat berjalan secara berkelanjutan di daerah,” katanya.
Sidrap Ikut Perkuat Komitmen Daerah
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam rakor tersebut menunjukkan keterlibatan daerah dalam agenda penanggulangan HIV-AIDS di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah dapat terus menyelaraskan program dan kebijakan dengan upaya yang dilakukan pemerintah provinsi.
Kolaborasi antardaerah juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program, terutama dalam aspek pencegahan, pengendalian, edukasi, serta pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan HIV-AIDS.
Dengan target Ending AIDS 2030, seluruh pihak dituntut menjaga kesinambungan program dan membangun koordinasi yang efektif. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, KPA, serta unsur terkait lainnya memiliki peran masing-masing yang saling mendukung.
Rakor KPA Provinsi Sulsel pun diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menjaga konsistensi gerakan bersama dalam mewujudkan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS yang lebih terkoordinasi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login