Connect with us

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Minta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Segera Realisasikan 2 Program Prioritas

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menegaskan pentingnya percepatan realisasi program 100 hari kerja Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

Menurutnya, langkah cepat dalam menjalankan program-program prioritas akan menjadi bukti nyata komitmen pemerintahan baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam pernyataannya usai memimpin Rapat Paripurna dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Senin (3/3/2025).

Supratman menyoroti dua program unggulan yang telah dijanjikan oleh pasangan Appi-Aliyah, yakni iuran sampah gratis dan seragam sekolah gratis.

“Setidaknya dalam 100 hari pertama, program yang dekat dengan kebutuhan warga seperti bebas iuran sampah dan seragam sekolah gratis harus segera direalisasikan,” ujar Supratman.

BACA JUGA  DPRD Makassar Desak Penertiban Gudang Dalam Kota, Soroti Minimnya Sosialisasi Aturan

Legislator Partai Nasdem ini menambahkan bahwa kebijakan tersebut sangat dinanti oleh masyarakat karena berhubungan langsung dengan beban ekonomi mereka, terutama bagi keluarga dengan penghasilan rendah.

Supratman juga menegaskan bahwa DPRD Kota Makassar akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal untuk memastikan program-program ini benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat yang nyata.

Ia menekankan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif harus terus diperkuat agar berbagai kebijakan yang telah dijanjikan dapat berjalan sesuai rencana dan tidak sekadar menjadi janji politik.

“DPRD akan mengawal setiap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kota, termasuk memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran,” terangnya.

BACA JUGA  Komisi D DPRD Makassar Gelar Rapat Dengar Pendapat, Bahas Masalah PHK Massal

Lebih lanjut, Supratman juga mengingatkan bahwa kesuksesan pemerintahan tidak hanya diukur dari seberapa cepat program dijalankan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, ia berharap agar dalam pelaksanaannya, Pemkot Makassar dapat memastikan distribusi seragam sekolah gratis berjalan merata dan kebijakan pembebasan iuran sampah dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kita berharap dengan adanya dorongan dari DPRD serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi warga,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Perkuat Pengawasan Pelayanan Kesehatan, RSUD Daya Jadi Mitra Evaluasi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – DPRD Kota Makassar terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya di sektor pelayanan kesehatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VII, yang digelar bersama RSUD Daya Kota Makassar di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan dipimpin Anggota DPRD Kota Makassar, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad, SE., MM, dan menghadirkan narasumber Dr. A. Any Muliany Mahyuddin serta Shinta Mashita A. Molina, dengan Putra Muhammad Taufan sebagai moderator.

Dalam sambutannya, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak hanya berfokus pada penggunaan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengawasan yang kami lakukan bertujuan memastikan setiap kebijakan dan anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.

BACA JUGA  Fatma Wahyudin Dukung Peningkatan Fasilitas Sekolah di Makassar

Ia menambahkan, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi DPRD agar pelayanan publik dapat terus diperbaiki secara berkelanjutan.

“Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi DPRD agar pelayanan publik dapat terus diperbaiki secara berkelanjutan,” katanya.

Pada sesi pemaparan materi, Dr. A. Any Muliany Mahyuddin menekankan pentingnya tata kelola yang baik, sumber daya manusia yang kompeten, serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai fondasi peningkatan mutu layanan kesehatan.

Menurutnya, RSUD Daya terus melakukan berbagai inovasi dan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur bekerja secara profesional dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” jelasnya.

Ia juga menilai pengawasan DPRD memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan mutu layanan rumah sakit melalui evaluasi yang konstruktif.

BACA JUGA  Sekretariat DPRD Makassar Gelar Apel Pagi, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Pegawai

Sementara itu, Shinta Mashita A. Molina mengangkat pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, pengawasan yang efektif membutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar setiap kebijakan dapat berjalan sesuai harapan.

“Partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator keberhasilan pengawasan karena memberikan masukan langsung terhadap kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Diskusi yang dipandu Putra Muhammad Taufan berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, pengalaman, dan masukan terkait pelayanan kesehatan serta mekanisme pengawasan pemerintah daerah.

Salah satu peserta mempertanyakan langkah konkret pemerintah daerah dan RSUD Daya dalam memastikan peningkatan kualitas layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata. Menanggapi hal itu, para narasumber menjelaskan bahwa evaluasi rutin, penguatan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan sarana dan prasarana, serta pengawasan berkelanjutan menjadi strategi utama dalam meningkatkan mutu pelayanan.

BACA JUGA  Sekretaris DPRD Makassar Hadiri High Level Meeting TP2DD 2026, Perkuat Sinergi Transformasi Digital

Peserta lainnya juga menanyakan mekanisme penyampaian aspirasi apabila masyarakat masih menemukan kendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Para narasumber menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan berbagai saluran pengaduan resmi yang tersedia, dan setiap laporan akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah maupun DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Makassar berharap sinergi antara legislatif, Pemerintah Kota Makassar, RSUD Daya, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta pelayanan kesehatan yang berkualitas, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Continue Reading

Trending