Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

GEMAR Warnai HUT ke-356 Sulsel, 10.000 Anak Serentak Makan Telur

Published

on

Kitasulsel–GOWA Antusiasme ribuan anak-anak mewarnai kegiatan Gerakan Gemar Makan Telur (GEMAR) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-356 Sulawesi Selatan.

Sejak pagi, kawasan Istana Tamalate, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan telah dipadati oleh anak-anak untuk mengikuti kegiatan yang digagas oleh Dinas Sosial Pemprov Sulsel tersebut.

Program ini melibatkan 10.000 anak usia 2–7 tahun dari seluruh kabupaten/kota, dengan sekitar 400 anak hadir langsung di lokasi dan lainnya bergabung secara daring di 24 daerah.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemprov Sulsel dalam menurunkan angka stunting dan memperkuat gizi anak-anak di masa pertumbuhan.

BACA JUGA  Perang Antarkelompok Pecah di Makassar, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Langkah Cepat Pemprov

Bahwa mereka adalah generasi yang diproyeksi untuk menuju Indonesia Emas 2045, sehingga harus mengawal dari segi gizi, mental, kemudian pengembangan SDM-nya, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, menambahkan bahwa gerakan ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki gizi anak-anak yang datang dari keluarga kurang mampu.

“Mudah-mudahan orang tua yang hadir di sini dengan kampanye gerakan makan telur ini sampai di rumah dan seterusnya selalu memberikan telur kepada anaknya sebagai investasi masa depan mereka,” jelasnya.

Abdul Malik menegaskan bahwa kebiasaan seperti makan telur sehari-hari dapat berkontribusi besar dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM daerah.

Kepala Sekolah TKIT Wahdah Islamiyah Gowa, Supiana, yang turut mendampingi anak didiknya, merasa senang dan bersyukur dapat berpartisipasi.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Bangun 1.657 Unit Apartemen Ikan untuk Tingkatkan Produktivitas Nelayan dan Pulihkan Ekosistem Laut

“Terima kasih Bapak Gubernur atas diselenggarakannya kegiatan ini, semoga bapak gubernur sehat selalu. Semoga anak-anak semakin sehat, suka makan telur, dan gizi tercukupi,” ungkapnya.

Supiana menilai kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat anak-anak untuk mengenal pentingnya makanan bergizi sekaligus menanamkan kebiasaan sehat sejak dini. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Mulai Bangun Jalan Moncongloe, Gubernur Andi Sudirman Groundbreaking Proyek Rp239 Miliar

Published

on

Kitasulsel–MAROS – Keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Poros Moncongloe–Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, akhirnya mulai mendapat solusi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan permanen ruas jalan tersebut melalui Program Multi Years Project (MYP) Paket 6 Infrastruktur dengan nilai anggaran mencapai Rp239 miliar.

Groundbreaking proyek dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (23/7/2026).

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Maros Chaidir Syam, Anggota DPRD Sulsel Irfan AB, Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel Andi Ihsan, jajaran Forkopimda Maros, serta masyarakat setempat.

Dalam proyek tersebut, ruas Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah akan ditangani sepanjang sekitar 9,3 kilometer. Jalan ini merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Maros dan selama ini menjadi jalur dengan volume lalu lintas yang tinggi.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Bangun 1.657 Unit Apartemen Ikan untuk Tingkatkan Produktivitas Nelayan dan Pulihkan Ekosistem Laut

“Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, kita groundbreaking Jalan Moncongloe. Jalan strategis yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi di kawasan Makassar dan Maros.

“Ruas ini memiliki peran yang sangat vital sebagai jalur penghubung Kota Makassar dan Kabupaten Maros, sekaligus menjadi salah satu ruas dengan aktivitas lalu lintas yang sangat tinggi setiap harinya,” katanya.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana hingga selesai.

Ia meminta pengertian masyarakat apabila selama proses pembangunan terdapat rekayasa maupun pengaturan arus lalu lintas yang dapat memengaruhi aktivitas pengguna jalan.

BACA JUGA  IDSD 2025 Naik ke 3,71, Daya Saing Sulawesi Selatan Lampaui Rata-rata Nasional

“Kami mohon maaf jika selama proses pekerjaan banyak menghambat aktivitas masyarakat sekitar dan mobilitas pengendara. Terima kasih juga kepada masyarakat yang selama ini bersabar menunggu proses pekerjaan jalan ini. Mohon doa dan dukungannya semoga berjalan lancar dan cepat selesai,” ucap Andi Sudirman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebelumnya juga telah melakukan penanganan darurat di ruas tersebut untuk memastikan akses masyarakat tetap aman digunakan sambil menunggu dimulainya pembangunan permanen.

Melalui proyek preservasi ini, Pemprov Sulsel berharap kualitas infrastruktur jalan di kawasan Moncongloe semakin baik sehingga mampu meningkatkan keselamatan berkendara, memperlancar konektivitas antara Makassar dan Maros, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

BACA JUGA  Diskominfo Sulsel Terima Kunjungan Studi Tiru Prokopim Setkab Kutai Timur
Continue Reading

Trending