Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Demi Kesehatan Warga, Pasar Tampinna Diawasi: Penjual Diajak Lebih Bijak Pilih Produk

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Tim Pengawas Obat dan Makanan kembali melakukan inspeksi lapangan di Pasar dan sejumlah toko di Desa Tampinna, Kecamatan Angkona, Selasa (03/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan keamanan produk konsumsi masyarakat.

Pengawasan yang melibatkan Dinas Kesehatan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut bertujuan melindungi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pelaku usaha agar lebih selektif dalam memilih barang dagangan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Suhelmi, mengungkapkan bahwa hasil pengawasan tahun ini masih menunjukkan temuan yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya produk yang sudah tidak layak edar.

“Masih ditemukan bahan-bahan yang tidak layak jual. Karena itu, penjual diharapkan lebih bijak dalam memilih produk untuk mencegah peredaran barang ilegal, kadaluwarsa, maupun yang mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Ia menegaskan bahwa setiap produk makanan, minuman, maupun obat-obatan yang beredar wajib memiliki izin edar resmi. Para penjual juga diminta tidak menerima produk yang belum terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara itu, Camat Angkona, I Putu Gede, menyampaikan bahwa temuan produk kadaluwarsa di lapangan cukup signifikan sehingga diperlukan perhatian bersama, baik dari pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih teliti memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk. Kesadaran konsumen sangat penting untuk memutus peredaran barang yang tidak layak,” katanya.

Ia juga meminta para pelaku usaha lebih cermat dalam memilih produk yang dijual agar potensi kerugian masyarakat dapat dicegah sejak awal.

BACA JUGA  Pemda Luwu Timur Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Jangkau 11 Kecamatan

Pengawasan ini melibatkan berbagai instansi lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan, Bapperida, DPMPTSP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Ekbang Setdakab Lutim, Bagian Hukum, pihak Kecamatan Angkona, serta Satpol PP.

Pemerintah berharap kegiatan pengawasan rutin ini mampu menekan peredaran produk kadaluwarsa dan meningkatkan keamanan pangan di tengah masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perkuat Layanan SAR, Dukung Penambahan Kapal dan Personel Basarnas

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan Search and Rescue (SAR) melalui dukungan terhadap kebutuhan sarana dan sumber daya Basarnas.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menerima kunjungan jajaran Basarnas Makassar di Ruang Kerja Bupati, Selasa (5/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Basarnas Makassar, M. Arif, mengungkapkan rencana penguatan operasional melalui usulan penambahan unit kapal rescue serta peningkatan jumlah personel. Menurutnya, langkah ini sangat penting guna mempercepat respons dalam penanganan keadaan darurat, terutama di wilayah pesisir dan perairan yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Irwan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penguatan kapasitas Basarnas sebagai garda terdepan dalam operasi penyelamatan.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Wujudkan Senyum Sehat Anak Lewat Program Healthier Smile Phase 8

“Pemkab Luwu Timur siap mendukung penguatan kapasitas Basarnas, baik dari sisi sarana seperti kapal rescue maupun penambahan personel. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam memastikan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, dr. H. April, Sekretaris BPBD Andrie Firdaus, serta sejumlah anggota tim Basarnas Makassar.

Melalui kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah dan Basarnas, diharapkan layanan penyelamatan di wilayah Luwu Timur dapat semakin optimal, cepat tanggap, serta mampu menjangkau seluruh wilayah secara efektif, khususnya daerah-daerah yang rawan bencana dan kecelakaan di perairan.

Continue Reading

Trending