Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Kesbangpol Luwu Timur Libatkan 124 Desa Jaga Kerukunan Umat Beragama

Published

on

Kitasulsel–MALILI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat langkah menjaga stabilitas sosial melalui penguatan pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB). Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar Coaching Pendahuluan Pengukuran IKUB yang melibatkan perwakilan 124 desa se-Kabupaten Luwu Timur di Aula Kesbangpol, Malili, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Kesbangpol untuk memastikan proses pengukuran IKUB berjalan objektif dan akurat sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam merawat kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.

Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, mengatakan pengukuran IKUB bukan sekadar proses pengumpulan data, melainkan instrumen penting dalam memetakan kondisi kerukunan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

BACA JUGA  Wabup Puspa Hadiri Ngaben dan Melayat di Dua Lokasi Berbeda di Angkona

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan proses pengukuran IKUB berjalan dengan baik sehingga menghasilkan data yang valid. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk memperkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.

Salam juga mengapresiasi dukungan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar yang selama ini konsisten mendampingi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam pelaksanaan pengukuran IKUB.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Balai Litbang Agama menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pengukuran sekaligus memperkuat sinergi membangun kehidupan masyarakat yang damai dan toleran.

Sementara itu, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, H. Muis Riadi, mengungkapkan bahwa Kabupaten Luwu Timur termasuk daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang sangat baik di Indonesia.

BACA JUGA  Mantan Bupati Luwu Timur Puji Kepemimpinan IBAS, Program Pro Rakyat Dinilai Nyata

Ia memaparkan, nilai Indeks Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Luwu Timur terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 nilai IKUB tercatat sebesar 79,49, kemudian meningkat menjadi 80,47 pada 2024, dan kembali naik menjadi 80,84 pada 2025. Capaian tersebut berada di atas rata-rata nasional.

Menurut Muis Riadi, tren positif tersebut menunjukkan masyarakat Luwu Timur mampu menjaga toleransi, saling menghormati, serta hidup berdampingan secara harmonis dalam keberagaman.

“Ini menjadi modal sosial yang sangat berharga dan harus terus dijaga bersama oleh pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga,” katanya.

Dalam coaching tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai mekanisme, metode, dan tahapan pelaksanaan pengukuran IKUB agar proses pengumpulan data di tingkat desa dapat dilakukan secara objektif sesuai indikator yang telah ditetapkan.

BACA JUGA  Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Utsman Bin Affan dan TK Islam Al Ihsan Tomoni

Selain Kepala Kesbangpol Luwu Timur, kegiatan turut dihadiri Kepala Tata Usaha Balai Litbang Agama Makassar Andi Isra Rani, Kabid Ideologi Kesbangpol Luwu Timur I Dewa Putu Alit S., serta perwakilan dari 124 desa se-Kabupaten Luwu Timur.

Melalui penguatan kapasitas aparatur desa dan kolaborasi bersama Balai Litbang Agama Makassar, Kesbangpol Luwu Timur berharap kualitas pengukuran IKUB terus meningkat sehingga mampu menjadi pijakan dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mempertahankan predikat Luwu Timur sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang tinggi.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending