Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Masyarakat Luwu Timur Minta Persoalan Pengosongan Lahan Disikapi Bijak dan Tidak Dipolitisasi

Published

on

KITASULSEL-LUWU TIMUR – Sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Luwu Timur mengajak seluruh pihak untuk menyikapi persoalan pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, secara bijaksana dan tidak menjadikannya sebagai komoditas politik yang berpotensi memperkeruh situasi.

Masyarakat berharap penyelesaian persoalan tersebut tetap mengedepankan dialog, penghormatan terhadap hukum, serta perlindungan terhadap hak-hak warga yang terdampak. Mereka juga mengimbau agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu dengan menyebarkan narasi yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Menurut mereka, fokus utama saat ini adalah memastikan warga terdampak memperoleh pendampingan dan bantuan yang memadai, sekaligus mendorong penyelesaian yang adil dan bermartabat bagi semua pihak.

BACA JUGA  Kesbangpol Luwu Timur Gelar Dialog Multi Stakeholder Perkuat Keamanan dan Persatuan Masyarakat

Masyarakat juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang telah menyiapkan hunian sementara beserta bantuan kebutuhan pokok bagi warga selama masa transisi. Upaya tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Selain itu, masyarakat berharap seluruh pihak dapat memberikan ruang bagi pemerintah, aparat, dan para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan secara objektif tanpa tekanan maupun provokasi.

“Mari kita menjaga kondusivitas daerah. Persoalan ini hendaknya diselesaikan melalui mekanisme hukum, musyawarah, dan semangat mencari solusi, bukan dipolitisasi atau dimanfaatkan oleh oknum yang memiliki kepentingan tertentu,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat.

Masyarakat Luwu Timur menegaskan bahwa stabilitas daerah merupakan modal penting dalam menjaga iklim investasi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, mereka mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menahan diri, mengedepankan persatuan, serta menghormati proses penyelesaian yang sedang berlangsung.

BACA JUGA  Ketua JMSI Sulsel Apresiasi Bupati Luwu Timur, Dinilai Jadi Pionir Kepala Daerah yang Peduli Media Lokal
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending