Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

17 Penimbun BBM Ditangkap di Sulsel, Sudah Sentuh Akar atau Baru Pelaku Lapangan?

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Aparat mengungkap 10 kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan dengan 17 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 18.905 liter BBM diamankan, terdiri dari 12.542 liter Biosolar dan 6.363 liter Pertalite.

Modus yang ditemukan antara lain penggunaan tangki kendaraan yang dimodifikasi, pembelian berulang, hingga penampungan BBM menggunakan drum dan jeriken untuk kemudian dijual kembali.

Pengungkapan ini menjadi sorotan karena terjadi ketika masyarakat masih menghadapi antrean panjang BBM di sejumlah wilayah.

Namun, muncul pertanyaan: apakah 17 tersangka tersebut merupakan penimbun utama, atau baru pelaku lapangan yang mengambil BBM dari SPBU untuk disetorkan kepada pihak lain?

BACA JUGA  Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel

Sebab, praktik penyalahgunaan BBM subsidi bisa melibatkan rantai yang lebih panjang, mulai dari pembeli atau pelangsir, penampung, pemodal hingga pihak yang menerima dan menjual kembali BBM tersebut.

Sejauh ini, belum ada keterangan bahwa pengungkapan tersebut telah membongkar seluruh jaringan atau aktor utama di balik praktik tersebut. Karena itu, publik menunggu apakah penyidikan akan berhenti pada pelaku lapangan atau berlanjut hingga membongkar pihak yang mengendalikan dan menikmati keuntungan terbesar.

Apalagi, barang bukti yang diamankan mencapai hampir 19 ribu liter. Jumlah tersebut menimbulkan pertanyaan lanjutan mengenai ke mana BBM dibawa, siapa pembelinya, dan siapa yang berada di belakang aktivitas tersebut.

Di tengah keluhan masyarakat soal sulitnya mendapatkan BBM, pengungkapan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan penangkapan, tetapi juga mampu memutus rantai penyalahgunaan BBM bersubsidi dari hulunya.

BACA JUGA  Jaga Harga dan Keseimbangan Pasokan, Bulog Sulselbar Mulai Salurkan Beras SPHP
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending