Entertainment
SMKN 2 Gowa atau Dikenal dengan Sebutan SMKI, Jurusan Musik Populer dan Jurusan Seni Lainnya Masih Eksis
KITASULSEL — GOWA – Musik populer, band, panggung pertunjukan hingga seni karawitan masih hidup di sebuah sekolah di Kabupaten Gowa. Menariknya, sekolah yang menjadi tempat para pelajar mengasah bakat seni itu ternyata memiliki sejarah panjang dan lebih dulu dikenal masyarakat dengan nama SMKI.
Kini sekolah tersebut bernama SMKN 2 Gowa. Meski namanya telah mengalami beberapa perubahan, dari SMKI, kemudian SMK Negeri 01, hingga SMKN 2 Gowa, pendidikan seni tetap menjadi bagian penting dari identitas sekolah.
Salah satu yang masih bertahan adalah jurusan Seni Musik Populer.
Jurusan ini bukan program baru. Musik Populer sudah lama menjadi bagian dari pendidikan di sekolah tersebut dan hingga kini tetap menjadi pilihan bagi siswa yang ingin serius mengembangkan kemampuan bermusik melalui pendidikan kejuruan.
Menariknya, aktivitas siswa di jurusan ini tidak hanya berlangsung di ruang kelas.
Pembelajaran juga diisi dengan praktik musik, Uji Kompetensi Keahlian (UKK), pengalaman praktik kerja di studio hingga kesempatan tampil dan mengikuti kompetisi.
Dalam pelaksanaan UKK, siswa Seni Musik Populer menjalani tahapan ujian teori dan praktik. Kegiatan tersebut juga memanfaatkan ruang Musik Teknologi serta auditorium sekolah.
Pengalaman di lingkungan industri musik turut diberikan kepada siswa. Dalam kegiatan praktik kerja, siswa jurusan Musik Populer tercatat menjalani pengalaman di studio musik, termasuk siswa dengan kompetensi drum yang berlatih dan memainkan lagu secara langsung di lingkungan studio.
Kemampuan bermusik siswa juga diuji di atas panggung.
Pada Band Competition & Talkshow SMA sederajat yang digelar Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa pada Februari 2026, SMKN 2 Gowa mengirimkan dua grup band.
Hasilnya, salah satu siswa meraih kategori Best Bassist, sementara tim SMKN 2 Gowa berhasil menjadi Juara 1 kompetisi tersebut.
Aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa jurusan Musik Populer bukan sekadar nama dalam daftar program keahlian. Ada proses belajar, latihan, praktik, pengalaman industri dan ruang bagi siswa untuk menguji kemampuan di panggung kompetisi.
Namun, musik populer bukan satu-satunya pilihan bagi siswa yang ingin menekuni seni.
SMKN 2 Gowa juga memiliki Seni Tari dan Seni Karawitan, yang turut menjadi bagian dari pendidikan seni di sekolah tersebut.
Keberadaan bidang-bidang itu tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang sekolah.
Sebelum menjadi SMKN 2 Gowa, sekolah ini dikenal sebagai Sekolah Menengah Karawitan Indonesia atau SMKI. Dalam perkembangannya, sekolah kemudian menggunakan nama SMK Negeri 01, sebelum akhirnya menjadi SMKN 2 Gowa.
Nama berubah, tetapi jejak pendidikan seninya tetap bertahan.
Hal inilah yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat. Di tengah anggapan bahwa pelajar yang ingin serius menekuni seni harus mencari sekolah hingga ke Pulau Jawa, Sulawesi Selatan sebenarnya memiliki sekolah dengan sejarah panjang pendidikan seni yang masih berjalan.
Bagi calon siswa yang memiliki bakat di bidang musik populer, tari maupun karawitan, keberadaan SMKN 2 Gowa menjadi salah satu pilihan pendidikan seni yang berada di daerah sendiri.
Terlebih bagi mereka yang ingin menekuni musik secara lebih serius. Di sekolah ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapat kesempatan mengasah kemampuan melalui praktik, UKK, pengalaman di studio dan kompetisi.
Dari SMKI, SMK Negeri 01 hingga SMKN 2 Gowa, perjalanan sekolah ini menunjukkan bahwa perubahan nama tidak menghapus identitasnya sebagai salah satu bagian dari pendidikan seni di Sulawesi Selatan.
Musik populer masih eksis. Seni tari dan karawitan juga tetap berjalan. Dan yang mungkin belum banyak diketahui, sekolah yang dahulu dikenal sebagai SMKI itu ternyata masih menjadi ruang bagi generasi muda Sulsel untuk belajar, berkarya dan mengembangkan bakat seni mereka.
Jadi, tidak perlu selalu jauh-jauh ke Pulau Jawa untuk mencari pendidikan seni. Di Gowa, jejak SMKI masih ada—dengan wajah baru bernama SMKN 2 Gowa.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login