Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Inovasi KKN Unhas Luwu Timur Raih Juara 1 di Expo Gelombang 116

Published

on

KITASULSEL–MAKASSAR — Kreativitas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang melaksanakan pengabdian di Kabupaten Luwu Timur berhasil meraih prestasi dalam Expo KKN Gelombang 116 Unhas.

Karya inovasi mahasiswa KKN Unhas dari Luwu Timur keluar sebagai juara pertama dalam Expo yang berlangsung di GOR JK Arenatorium Unhas, Makassar, Sabtu (19/9/2026).

Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi pelaksanaan KKN Unhas di Luwu Timur sekaligus menunjukkan potensi inovasi yang dapat dikembangkan dari berbagai sumber daya dan kebutuhan masyarakat desa.

Expo KKN Gelombang 116 Unhas diikuti mahasiswa yang melaksanakan pengabdian di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Berbagai produk dan inovasi yang dihasilkan selama pelaksanaan KKN ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika, hadir langsung menyaksikan Expo tersebut. Kehadirannya menjadi momentum untuk melihat hasil kreativitas mahasiswa KKN, khususnya mereka yang selama periode pengabdian ditempatkan di sejumlah desa di Luwu Timur.

75 Mahasiswa KKN Mengabdi di 12 Desa

Pada pelaksanaan KKN Gelombang 116, sebanyak 75 mahasiswa Unhas menjalankan pengabdian di Kabupaten Luwu Timur selama periode Juni hingga Agustus 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Inovasi Daerah”, dengan mahasiswa didorong untuk menggali potensi lokal dan menghadirkan berbagai gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA  Semangat Kolaborasi Pemkab Lutim dan BPS Menggema dalam Sabtu Sehat Juara Sambut Sensus Ekonomi 2026

Puluhan mahasiswa tersebut ditempatkan di 12 desa yang tersebar pada tiga kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

Desa-desa tersebut yakni Balantang, Baruga, Laskap, Pasi-Pasi, Puncak Indah, Nikkel, Sorowako, Balambano, Ledu-Ledu, Parumpanai, Tabarano, dan Wasuponda.

Selama menjalankan program pengabdian, mahasiswa tidak hanya melakukan kegiatan sosial, tetapi juga mencoba mengolah potensi yang tersedia di lingkungan masyarakat menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi.

Dari Tepache hingga Briket Sekam Padi

Berbagai hasil inovasi mahasiswa KKN Unhas dari Luwu Timur kemudian dibawa dan dipamerkan dalam Expo KKN Gelombang 116.

Sejumlah produk yang ditampilkan antara lain minuman nanas tepache, POC atau pupuk cair organik, briket berbahan sekam padi, lilin dari minyak jelantah, serta berbagai inovasi lainnya.

Produk-produk tersebut menjadi gambaran bagaimana mahasiswa berupaya mengembangkan potensi lokal sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ditemui selama berada di desa.

Karya tersebut mendapat apresiasi dalam Expo dan berhasil mengantarkan tim KKN Unhas dari Luwu Timur meraih juara pertama, mengungguli inovasi mahasiswa dari 23 kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa program KKN dapat menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk melahirkan inovasi berbasis potensi lokal.

BACA JUGA  Pemkab dan Polres Luwu Timur Siapkan Gardu Desa, Perkuat Kolaborasi Cegah Konflik Sosial di Tomoni Timur

Pemkab Lutim Dorong Inovasi Berlanjut

Aini Endis Anrika mengapresiasi capaian mahasiswa KKN Unhas yang berhasil membawa nama Luwu Timur menjadi juara pertama dalam Expo tersebut.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Inovasi yang dihasilkan mahasiswa KKN Unhas menunjukkan bahwa potensi yang ada di desa dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aini.

Ia berharap berbagai inovasi yang telah dihasilkan selama pelaksanaan KKN tidak berhenti setelah kegiatan pengabdian maupun Expo berakhir.

Menurut Aini, produk-produk tersebut masih memiliki peluang untuk dikembangkan bersama masyarakat dan pemerintah desa, terutama apabila diarahkan menjadi bagian dari penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Harapan kami, inovasi-inovasi ini dapat terus dikembangkan bersama masyarakat dan pemerintah desa, sehingga ke depan bisa menjadi bagian dari pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat di Luwu Timur,” pungkas Aini Endis Anrika.

Unhas Apresiasi Dukungan Pemerintah Daerah

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, turut memberikan apresiasi terhadap berbagai karya mahasiswa yang ditampilkan dalam Expo KKN Gelombang 116.

BACA JUGA  Kisah Inspiratif Warnai Penyerahan SK 814 PNS Luwu Timur, Bupati Irwan Apresiasi Saudara Kembar hingga Tiga Bersaudara yang Lulus Bersama

Menurutnya, sejumlah inovasi mahasiswa memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, termasuk menjadi produk yang dapat dipatenkan maupun dikembangkan sebagai produk UMKM di desa tempat mahasiswa melaksanakan KKN.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan serta menyambut baik pelaksanaan KKN mahasiswa Unhas di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah mendukung dan menyambut baik pelaksanaan KKN mahasiswa Unhas, serta pihak swasta yang turut memfasilitasi kegiatan KKN, di antaranya PT Vale Indonesia, PT Semen Tonasa, dan BPOM,” tegas Prof. Muhammad Ruslin.

Expo KKN Gelombang 116 tersebut pun menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Bagi Luwu Timur, capaian juara pertama menjadi tambahan motivasi untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat, dan sektor swasta dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi desa.

Ke depan, keberlanjutan berbagai produk inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama agar hasil kreativitas mahasiswa tidak berhenti sebagai karya pameran, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat Luwu Timur.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending