Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Pimpin Upacara Bulan K3 Nasional 2026 di PT Vale Indonesia

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, memimpin langsung Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Area Parkir Main Office Plant Site PT. Vale Indonesia, Tbk., Senin (12/01/2026).

Peringatan Bulan K3 yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan untuk melindungi pekerja, memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, meningkatkan produktivitas, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Tahun ini, Bulan K3 Nasional mengusung tema: “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Tema tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu daerah dengan aktivitas pertambangan strategis nasional.

BACA JUGA  Fun Run Juara Semarakkan Hari Jadi ke-23 Luwu Timur, Kisah Pepina dan Dua Pelari Cilik Curi Perhatian

Dalam amanatnya, Bupati Irwan menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan kerja.

“Ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi harus kita maknai sebagai komitmen bersama. Setiap kecelakaan kerja harus menjadi sinyal untuk memperbaiki sistem dan budaya kerja,” tegas Bupati Irwan.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi bagian dari kehidupan kerja sehari-hari, khususnya di lingkungan operasional PT Vale Indonesia yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Sistem yang baik harus dibarengi dengan perilaku kerja yang disiplin dan saling peduli. Melalui momentum Bulan K3 ini, mari kita perkuat komitmen menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas kerja,” lanjutnya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Antisipasi Lonjakan Industri Tambang, Siapkan Pemuda Lokal Jadi Tenaga Security Profesional

Bupati Irwan juga mendorong seluruh pekerja dan mitra kerja untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, aktif melaporkan potensi bahaya, serta membangun budaya kerja yang saling mengingatkan dan saling melindungi.

“Keselamatan bukan hanya untuk hari ini, tapi tentang memastikan kita semua bisa pulang dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga. Produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia, Tbk. atas komitmen dan capaian positif dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di wilayah operasionalnya.

“Kami dari Pemerintah Daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale atas capaian K3 yang terjaga dengan baik. Ini bukan hanya prestasi perusahaan, manajemen, dan karyawan, tetapi juga prestasi masyarakat Luwu Timur,” pungkasnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Lomba Perahu Naga, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Jaga Kebersihan Sungai Malili

Mengakhiri amanatnya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap terus berkolaborasi dengan seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut, khususnya PT Vale Indonesia yang dinilainya memiliki peran penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan Kabupaten Luwu Timur.

Upacara peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini diharapkan menjadi penguat komitmen lintas sektor dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif demi keberlanjutan pembangunan daerah dan nasional.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Tinjau Gerakan Pangan Murah, Minta Jangkauan Diperluas hingga Desa

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Bupati Irwan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang berbelanja serta memantau ketersediaan berbagai bahan pangan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

BACA JUGA  Warga Menaruh Harapan Besar pada Wajah Baru RSUD I Lagaligo

Agar pelaksanaannya semakin optimal, Bupati Irwan memberikan sejumlah arahan kepada penyelenggara. Ia meminta penambahan fasilitas pendukung, seperti tenda berukuran besar, serta penambahan petugas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman dan pelayanan berlangsung lebih cepat.

“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” tegas Irwan.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga aneka sayuran organik yang dijual mulai Rp5.000 per kemasan. Selain itu, tersedia pula beragam produk olahan hasil perikanan dari pelaku usaha lokal.

BACA JUGA  DP2KB Luwu Timur Finalisasi Dokumen PJPK, Perkuat Arah Pembangunan Kependudukan

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan vendor lokal guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia.

“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa seperti sebelumnya,” jelas Darfan.

Ia berharap pelaksanaan GPM secara berkelanjutan dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan akan terus memperkuat program-program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah Luwu Timur.

BACA JUGA  200 CPNS Luwu Timur Tuntaskan Latsar Gelombang II di Makassar
Continue Reading

Trending