Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bappenas Tinjau Kemajuan Pertanian Sidrap, Syaharuddin Alrif Panen Padi dengan Combine Harvester

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Hal itu terlihat saat Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Direktur Pembangunan Indonesia Timur Kementerian PPN/Bappenas RI, Ika Retna Wulandary, melakukan panen padi menggunakan mesin panen modern (combine harvester) di hamparan sawah Kecamatan Panca Lautang, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kemajuan mekanisasi pertanian di Kabupaten Sidrap sekaligus memperlihatkan keberhasilan pembangunan sektor pertanian yang terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin Alrif mengoperasikan langsung combine harvester dan mengajak Direktur Bappenas beserta rombongan menaiki mesin panen modern untuk menyaksikan secara langsung proses panen di areal persawahan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin menyampaikan bahwa kunjungan Bappenas memiliki arti strategis karena lembaga tersebut berperan dalam menyusun arah pembangunan nasional.

“Kami tahu tugas Bappenas adalah merencanakan pembangunan nasional. Semua usulan dari seluruh Indonesia masuk ke Bappenas. Kehadiran Ibu Direktur hari ini untuk melihat langsung perkembangan di Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin.

BACA JUGA  Kwarran Baranti Gelar Musran 2026, Bahas Evaluasi dan Arah Baru Kepramukaan

Ia mengungkapkan, pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidrap telah berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang meningkat signifikan.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Sidrap tumbuh secara inklusif dan dirasakan seluruh masyarakat. Dari sekitar 4 persen kini meningkat menjadi 7,71 persen. Kondisi seperti ini tidak banyak terjadi di kabupaten/kota di Indonesia. Di Pulau Sulawesi, salah satunya ada di Kabupaten Sidenreng Rappang,” katanya.

Menurutnya, capaian tersebut didorong oleh kemajuan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

“Harga gabah yang sebelumnya sekitar Rp4.500 per kilogram kini mencapai Rp6.500 hingga Rp7.000. Produksi yang sebelumnya sekitar 5 ton kini meningkat menjadi 7 hingga 8 ton per hektare,” jelasnya.

Syaharuddin menegaskan, Sidrap terus memperkuat identitasnya sebagai daerah penyangga pangan nasional.

“Sidrap adalah lumbung beras Indonesia, lumbung telur Indonesia, lumbung energi terbarukan, dan lumbung penghafal Al-Qur’an di Indonesia. Seluruh proses pembangunan kami kawal agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dorong Percepatan Cetak Sawah dan Mitigasi Kekeringan di Sulsel

Ia juga memaparkan berbagai program strategis yang tengah berjalan, mulai dari perbaikan jaringan irigasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum, pembangunan bendungan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp74 miliar, pembangunan jaringan irigasi tersier dan sekunder, hingga penyediaan jaringan listrik menuju kawasan pertanian.

“Semoga kehadiran Kementerian Bappenas membawa berkah bagi masyarakat Sidrap. Apa yang dilihat hari ini kami harapkan menjadi dasar penyusunan program nasional sehingga Sidrap terus diperkuat sebagai lumbung pangan Indonesia Timur,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Pembangunan Indonesia Timur Kementerian PPN/Bappenas RI, Ika Retna Wulandary, mengatakan kunjungannya bertujuan melihat secara langsung berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Sidrap.

“Kami datang bersama tim untuk melihat langsung kemajuan Kabupaten Sidrap yang tercermin dari berbagai indikator pembangunan. Saya juga melihat semangat gotong royong masyarakat dalam membangun daerah ini, dan itu sangat luar biasa,” ujarnya.

Menurut Ika, sektor pertanian menjadi kekuatan utama Sidrap yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Soroti Ketidaksinkronan Data dalam Pembahasan RUU Satu Data Indonesia

“Kami mengunjungi beberapa lokasi untuk melihat langsung hasil pembangunan yang telah dilakukan. Harapannya, Kabupaten Sidrap dapat menjadi salah satu daerah percontohan pembangunan sektor pertanian di Indonesia Timur,” katanya.

Ia berharap keberhasilan Sidrap dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun sektor pertanian yang modern dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan pertanian yang inklusif di Sidrap diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten lain di Indonesia Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan Kabupaten Sidrap terus maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan semangat gotong royongnya menjadi panutan bagi kita semua,” tandasnya.

Kegiatan panen turut dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Patahangi Nurdin, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, para kepala OPD, Camat Panca Lautang, Kapolsek Panca Lautang, Danramil Panca Lautang, para kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, petani, serta sejumlah undangan lainnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending