DISKOMINFO LUWU TIMUR
Syukuran Desa Lera Jadi Ajang Dialog, Bupati Luwu Timur Dengarkan Langsung Aspirasi Warga
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Syukuran Desa Lera tak sekadar menjadi perayaan rasa syukur masyarakat, tetapi juga berubah menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan warga. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memanfaatkan momentum tersebut untuk duduk bersama masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi, sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Berbagai usulan mengemuka dalam dialog tersebut. Warga berharap adanya peningkatan infrastruktur penunjang pertanian, mulai dari pembangunan jalan tani untuk mempermudah distribusi hasil panen, pengolahan lahan pertanian agar lebih produktif, hingga peningkatan fasilitas sosial dan pembangunan rumah ibadah yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Irwan Bachri Syam menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah pembangunan. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat terwujud apabila pemerintah hadir dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk menghadiri kegiatan syukuran, tetapi juga memastikan pemerintah selalu dekat dengan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga akan menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan kemampuan daerah,” ujar Irwan.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, komunikasi dua arah seperti yang terbangun dalam Syukuran Desa Lera harus terus dipelihara agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Irwan, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendorong kemajuan desa, terutama di sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.
Dialog yang berlangsung secara terbuka tersebut pun menjadi bukti bahwa pemerintah daerah ingin memastikan setiap kebijakan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar perencanaan di atas kertas. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan harapan, sementara pemerintah berkomitmen mengawal setiap usulan agar dapat diwujudkan secara bertahap.
Kegiatan Syukuran Desa Lera akhirnya tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login