Connect with us

NEWS

Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Tiga Zona Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Ibu Kota untuk mengantisipasi kepadatan selama aksi penyampaian pendapat.

Pengaturan tersebut disusun berdasarkan tahapan pengamanan aksi yang dibagi ke dalam tiga zona, meliputi kawasan DPR/MPR RI di Senayan, koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman, hingga kawasan Istana.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, terutama tingkat kepadatan kendaraan dan pergerakan massa.

“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus,” ujar Budi di Jakarta, Kamis.

Budi mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan, khususnya bagi pengguna jalan yang akan melintasi kawasan terdampak kegiatan. Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas selama pengaturan arus diberlakukan.

Zona 1, Kawasan DPR/MPR RI Senayan

Pada zona pertama, pengaturan difokuskan di kawasan DPR/MPR RI, Senayan. Ruas yang menjadi perhatian adalah Jalan Letjen S Parman sisi selatan, mulai dari kawasan Semanggi hingga Simpang Slipi.

BACA JUGA  Kolaborasi Bersejarah! Prof. Dr. Nahla Al-Saeedi Siap Kenakan Brand Lina Sukijo, Dosen Perempuan Al-Azhar Ikut Menyusul

Apabila terjadi peningkatan kepadatan, lalu lintas dari arah Cawang akan dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto, kemudian menuju Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Asia Afrika, Jalan Patal Senayan, dan seterusnya.

Sementara kendaraan dari arah Tomang menuju Cawang masih dapat melintas, namun petugas akan menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila kondisi di lapangan mengharuskan adanya pengalihan arus.

Zona 2, Koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman

Zona kedua mencakup kawasan pengaturan lalu lintas di sepanjang koridor Senayan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, hingga Jalan Jenderal Sudirman.

Salah satu skema yang disiapkan yakni pengalihan kendaraan dari arah Blok M menuju Tomang melalui Jalan Sisingamangaraja, Jalan Asia Afrika, Jalan Patal Senayan, dan seterusnya.

Alternatif lainnya, kendaraan dapat diarahkan menuju Jalan Jenderal Gatot Subroto ke arah Cawang sesuai kondisi lalu lintas saat aksi berlangsung.

Zona 3, Kawasan DPR/MPR dan Istana

Pada pengamanan di kawasan DPR/MPR, Jalan Letjen S Parman sisi selatan dari Semanggi hingga Simpang Slipi kembali menjadi ruas yang berpotensi terdampak.

BACA JUGA  Bupati Tolikara Ajak Wisatawan Nusantara dan Mancanegara Hadiri Festival Etnik Religi 2027

Apabila terjadi kepadatan, kendaraan dari arah Tomang menuju Cawang akan dialihkan melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Balikpapan, Jalan Suryopranoto, hingga Jalan Juanda.

Sedangkan lalu lintas dari arah Cawang menuju Tomang akan dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Asia Afrika, Jalan Patal Senayan, dan seterusnya.

Untuk kawasan Istana, ruas jalan yang berpotensi terdampak meliputi Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, serta Jalan Budi Kemuliaan.

Dishub DKI telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari arah Tugu Tani menuju Tanah Abang dapat dialihkan melalui Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Veteran, dan Jalan Cideng Timur.

Sementara kendaraan dari Tanah Abang menuju Pulogadung dapat diarahkan melalui Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir H Juanda, dan seterusnya.

BACA JUGA  DPR Apresiasi Mentan Cabut Izin Perusahan yang Edarkan Pupuk Palsu

Pengendara dari arah Senayan menuju Kota juga dapat dialihkan melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit.

Adapun kendaraan dari Harmoni menuju Senayan dapat diarahkan melalui Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Pejambon, Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Tugu Tani, Jalan Menteng Raya, Jalan Taman Cut Mutiah, Jalan GSSJ Samratulangi, Jalan HOS Cokroaminoto, hingga Jalan HR Rasuna Said.

Untuk mendukung pengaturan arus kendaraan, Dishub DKI menyiapkan personel di 10 titik pengaturan lalu lintas. Titik tersebut berada di Simpang Senayan arah Bundaran Senayan, kawasan FX, traffic light Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Pal Merah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta Ladokgi bawah atau kolong.

Dishub DKI menegaskan skema tersebut bersifat situasional. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan kondisi lalu lintas serta arahan petugas di lapangan dan memilih jalur alternatif untuk menghindari kawasan yang mengalami kepadatan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending