POLITIK
Kepemimpinan Munafri Arifuddin Dihadapkan Tantangan Membangun Kekuatan Demokrat di 24 Kabupaten/Kota
KITASULSEL — MAKASSAR –Kepemimpinan Munafri Arifuddin alias Appi di Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai memasuki fase penting. Setelah memperoleh dukungan penuh dalam Musyawarah Daerah, tantangan berikutnya bukan sekadar membentuk kepengurusan, melainkan membangun kekuatan politik yang mampu bersaing pada Pemilu 2029.
Appi kini memikul tanggung jawab untuk membawa Demokrat menjadi partai yang lebih solid dan memiliki daya saing di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Dengan jaringan organisasi yang tersebar di 24 kabupaten/kota, Demokrat memiliki modal struktural untuk memperkuat pengaruh politiknya. Namun, keberadaan kepengurusan di setiap daerah belum otomatis menjamin peningkatan dukungan masyarakat.
Pekerjaan besar Appi adalah memastikan mesin partai berjalan hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi kader, penguatan komunikasi dengan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi sejumlah agenda yang perlu diprioritaskan.
Sebelumnya, Appi menyampaikan bahwa dirinya akan memaksimalkan proses konsolidasi setelah mendapatkan amanah memimpin Demokrat Sulsel. Ia juga menegaskan pentingnya mengenali potensi kader dan mengakomodasi pengalaman pengurus lama dalam penyusunan struktur organisasi.
Appi bahkan menyebut konsolidasi harus dilakukan secepat mungkin agar Demokrat tidak tertinggal dari partai politik lainnya dalam mempersiapkan agenda politik mendatang.
Di sisi lain, tantangan Demokrat Sulsel juga berkaitan dengan bagaimana partai membangun kedekatan dengan masyarakat di luar momentum pemilu.
Partai politik dituntut tidak hanya hadir ketika membutuhkan suara, tetapi juga mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kader dan wakil rakyat yang berada di lembaga legislatif.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan tersendiri bagi Appi untuk menyatukan kekuatan kader lama dan baru, sekaligus membangun karakter organisasi yang lebih terbuka dan responsif terhadap persoalan masyarakat.
Posisi Appi sebagai Wali Kota Makassar turut memberikan dimensi tersendiri dalam kepemimpinannya. Publik tentu akan melihat bagaimana pengalaman mengelola pemerintahan kota dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab membesarkan partai di tingkat provinsi.
Meski demikian, keberhasilan Demokrat Sulsel menuju Pemilu 2029 tidak cukup diukur dari popularitas ketua maupun besarnya dukungan internal. Kinerja organisasi, kualitas kader, serta kemampuan memperjuangkan kepentingan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pemilih.
Kini, tantangan sesungguhnya bagi Appi telah dimulai. Mampukah ia mengubah dukungan penuh dalam Musdalub menjadi kekuatan politik nyata di 24 kabupaten/kota?
Jawabannya akan terlihat dari bagaimana Demokrat Sulsel bekerja dan membangun kepercayaan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login