Connect with us

Ops Antik 2023, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar Razia Sejumlah THM

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Makassar bersama gabungan Pom AD dan POMAL menggelar razia di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di Jalan Nusantara Kecamatan Wajo Kota Makassar, Kamis (2-3-2023) dini hari tadi

Dalam razia THM ini sejumlah pengunjung maupun karyawan THM di periksa, kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Makassar AKP Haryanto Rahman yang di dampingi Kasi Sipropam AKP Setya Budi

“Kami dari Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar dalam rangka operasi antik 2023, kami merazia di beberapa tempat hiburan yang berada di Jalan Nusantara” ungkap Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Makassar AKP Haryanto Rahman

Lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Bontoala ini, dalam pelaksanaan operasi antik 2023 yang di mulai dari 22 Februari hingga 13 Maret 2023, adapun sasarannya pemeriksaan yakni obat-obatan, sabu-sabu serta Sajam, tambahnya

Kedepannya kami akan kembali berkordinasi kepada POM gabungan guna melaksanakan operasi di sejumlah THM hingga razia kos-kosan (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending