Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Canangkan Sensus Ekonomi 2026, 276 Petugas Siap Data Seluruh Wilayah

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketersediaan data berkualitas untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.

Pencanangan dipimpin Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Aula Saromase, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Maritengngae, Kamis (18/6/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sidrap Andi Asmarani, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala desa.

Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong, penyematan atribut petugas SE2026, serta penandatanganan piagam komitmen pelaksanaan sensus oleh unsur Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait.

Bupati: Data Sensus Jadi Dasar Kebijakan

Syaharuddin mengatakan hasil SE2026 memiliki posisi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan pemerintah.

Menurutnya, data yang akurat dibutuhkan untuk mengetahui kondisi riil masyarakat dan perkembangan berbagai sektor ekonomi di daerah.

“Sensus ekonomi ini sangat dibutuhkan oleh negara. Lembaga yang diberikan kewenangan untuk melakukan pendataan yaitu BPS,” kata Syaharuddin.

Ia menjelaskan, pendataan SE2026 dilakukan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Karena itu, Bupati meminta pemerintah desa dan kelurahan aktif menyosialisasikan pelaksanaan sensus agar masyarakat mengetahui kedatangan petugas.

BACA JUGA  Buka Puasa Bersama di Rujab Bupati, Pemkab Sidrap Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

“Pak Desa, Pak Lurah sudah kita edarkan surat pemberitahuan untuk diumumkan semuanya di masjid bahwa tim sensus akan datang melakukan pendataan. Jadi setiap shalat 5 waktu umumkan terus pemberitahuan tersebut sampai 31 Agustus,” ujarnya.

Syaharuddin juga mengajak masyarakat menerima petugas sensus dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

“Isi data dengan baik, jujur, akurat agar diperoleh data yang benar dan akurat. Prinsipnya terima petugas, isi data dengan benar,” tegasnya.

Data Sawah Perlu Diperbarui

Bupati menilai SE2026 juga menjadi momentum memperbarui data berbagai sektor strategis, termasuk pertanian.

Ia mencontohkan data luas lahan sawah Sidrap yang perlu disesuaikan dengan kondisi terkini setelah adanya program pencetakan sawah baru.

“Data 2021 sawah kita di Sidrap masih 50.227 hektare. Setelah saya lihat 2025 ini sawah kita bertambah dari program cetak sawah baru dan cetak sawah rakyat mandiri yang belum terdata. Itu kemungkinan jauh lebih banyak lagi,” jelasnya.

Menurut Syaharuddin, data terbaru sangat diperlukan agar program pemerintah dapat dirancang secara lebih tepat sasaran, terutama dalam menentukan kebijakan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Siap Hadiri dan Jadi Pemateri Silatnas Banom DDI 2026

Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Capai 7,71 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan Sidrap.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap pada 2025 mencapai 7,71 persen, yang menurutnya menjadi angka tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah kita pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sulsel dengan angka 7,71 persen,” ungkapnya.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga mencatat penurunan angka kemiskinan. Syaharuddin menyebut jumlah penduduk miskin turun dari sekitar 18 ribu orang pada 2024 menjadi sekitar 14 ribu orang pada 2025.

Di sektor kesehatan, ia juga menyampaikan adanya penurunan kasus stunting dari sekitar 8 ribu menjadi sekitar 1.200 kasus.

Syaharuddin menekankan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama dan harus dipertahankan melalui intervensi sejak masa kehamilan.

“Makanya saya minta seluruh aparat kesehatan mulai saat orang mau hamil, pada saat hamil usahakan bebas memang mi dari stunting,” ujarnya.

276 Petugas Dikerahkan

Sementara itu, Kepala BPS Sidrap Andi Asmarani mengatakan seluruh tahapan persiapan SE2026 telah dilakukan untuk memastikan proses pendataan berlangsung sesuai jadwal dan menghasilkan data yang berkualitas.

BPS Sidrap menyiapkan 276 mitra sebagai petugas lapangan. Mereka terdiri atas 34 pengawas dan 242 petugas pendata yang akan bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Jalur Beton 3 Kilometer di Rappang Disulap Jadi Kanvas Raksasa, Pelajar Sidrap Unjuk Karya untuk Dunia

Seluruh petugas telah mengikuti pelatihan untuk meningkatkan pemahaman terhadap teknis pelaksanaan sensus.

“BPS Sidrap telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan guna memastikan pelaksanaan sensus dapat berjalan tepat waktu, lancar, dan menghasilkan data yang berkualitas,” kata Andi Asmarani.

Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Sidrap yang telah membantu pelaksanaan SE2026, mulai dari sosialisasi hingga fasilitasi kegiatan di lapangan.

Andi Asmarani juga mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan ikut menyukseskan pendataan.

“Kami memohon dukungan seluruh pihak untuk bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan TIR, yaitu terima petugas sensus, isi data dengan benar, dan rahasia data terjaga,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian pencanangan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada petugas Sensus Ekonomi 2026.

Dengan dukungan pemerintah daerah, petugas, dan masyarakat, pelaksanaan SE2026 diharapkan mampu menghasilkan basis data ekonomi yang lebih mutakhir. Data tersebut nantinya menjadi salah satu pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih akurat dan sesuai kondisi riil masyarakat Sidrap.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending