DISKOMINFO KAB SIDRAP
Investor AS dan Kanada Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Sidrap, Bupati Syaharuddin: Potensinya Sangat Besar
Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menerima kunjungan investor asal Amerika Serikat dan Kanada yang menjajaki peluang kerja sama pengembangan energi terbarukan di wilayah tersebut. Penjajakan ini menjadi langkah awal dalam mendorong investasi sektor energi bersih sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sidrap.
Rombongan investor diterima langsung Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, didampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu (29/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para investor memaparkan ketertarikan mereka terhadap sejumlah potensi energi terbarukan di Sidrap. Beberapa sektor yang menjadi fokus penjajakan meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), pembangkit listrik berbasis biogas dari limbah kotoran ayam, energi panas bumi (geotermal), serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Bupati Syaharuddin Alrif menyambut baik ketertarikan investor untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan di Sidrap. Menurutnya, sektor tersebut memiliki prospek besar karena mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan limbah peternakan.
“Kunjungan investor ini dalam rangka menjajaki perencanaan kerja sama pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah, pembangkit listrik biogas, geotermal, dan PLTS. Empat potensi ini akan kita jajaki lebih lanjut untuk pengembangan energi terbarukan di Sidrap,” ujar Syaharuddin.
Ia menjelaskan, posisi geografis Sidrap yang berada di tengah sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan menjadi keunggulan tersendiri dalam pengembangan proyek energi. Letak strategis tersebut dinilai memungkinkan terjalinnya kerja sama regional dengan daerah sekitar seperti Parepare, Soppeng, Wajo, Barru, Enrekang, dan Pinrang.
“Sidrap berada di posisi yang strategis. Jika pengembangan energi ini dapat berjalan, manfaatnya tidak hanya dirasakan Sidrap, tetapi juga daerah sekitar. Salah satunya dalam mengatasi persoalan sampah dengan mengolahnya menjadi energi listrik,” jelasnya.
Selain pengolahan sampah menjadi listrik, Syaharuddin juga menyoroti besarnya potensi limbah peternakan ayam di Sidrap sebagai bahan baku energi biogas. Ia menyebut kebutuhan bahan baku pembangkit biogas diperkirakan sekitar 100 ton kotoran ayam per hari, sementara produksi limbah peternakan di Sidrap mencapai sekitar 700 ton setiap harinya.
“Untuk biogas, kebutuhannya sekitar 100 ton kotoran ayam per hari, sementara potensi produksi kotoran ayam di Sidrap bisa mencapai 700 ton per hari. Artinya, bahan bakunya sangat mencukupi dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Menurut Syaharuddin, pengembangan energi terbarukan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT). Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap yang telah beroperasi menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan energi bersih.
“Sidrap sudah memiliki pembangkit listrik tenaga angin. Jika pengembangan energi dari sampah dan kotoran ayam ini juga berhasil, tentu akan menjadi sesuatu yang sangat baik bagi daerah,” katanya.
Pemkab Sidrap, lanjutnya, berkomitmen membuka ruang investasi seluas-luasnya dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah sekitar agar potensi kerja sama tersebut dapat dikembangkan secara optimal.
Ia mengungkapkan komunikasi awal dengan sejumlah kepala daerah telah dilakukan. Tahapan berikutnya akan meliputi kunjungan lanjutan investor, kajian teknis, serta studi kelayakan sebelum proyek dapat direalisasikan.
“Kami sangat menyambut baik dan positif kunjungan ini. Investor juga telah melihat langsung potensi yang ada di Sidrap. Selanjutnya, kita menunggu tahapan kunjungan dan pengkajian lebih lanjut agar rencana ini dapat berjalan,” ujarnya.
Karena nilai investasi yang diperkirakan cukup besar, Pemkab Sidrap juga akan melaporkan hasil penjajakan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan serta fasilitasi.
“Karena investasinya cukup besar, tentu kunjungan investor ini akan kita laporkan kepada Gubernur Sulawesi Selatan dan pemerintah pusat agar dapat difasilitasi. Kita berharap penjajakan ini dapat berlanjut menjadi kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.
Usai pertemuan di Rumah Jabatan Bupati, rombongan investor melakukan peninjauan lapangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Patommo untuk melihat potensi pengolahan sampah menjadi energi. Mereka juga mengunjungi peternakan ayam petelur Cahaya Mario di Kecamatan Kulo sebagai salah satu lokasi yang berpotensi menjadi pemasok bahan baku pembangkit listrik biogas melalui pemanfaatan limbah kotoran ayam.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi awal sebelum dilakukan kajian teknis dan studi kelayakan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi di Kabupaten Sidrap.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login