Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Setahun Kodaeral VI, Pemprov Sulsel Dorong Penguatan Pertahanan Maritim dan Sinergi dengan Masyarakat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai keberadaan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VI memiliki posisi strategis dalam memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah maritim, khususnya di kawasan Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman saat menghadiri tasyakuran satu tahun Kodaeral di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Kodaeral Bersama Rakyat, Mengawal Nusantara, Indonesia Maju” tersebut sekaligus menjadi momentum peringatan satu tahun Kodaeral se-Indonesia, mulai Kodaeral I hingga XIV. Makassar dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang dibacakannya, Jufri menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian jajaran TNI Angkatan Laut selama menjalankan tugas.

Ia berharap transformasi organisasi dari Lantamal VI menjadi Kodaeral VI semakin memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan tugas pertahanan dan keamanan laut.

“Dalam struktur pengorganisasian yang baru, Kodaeral VI diharapkan semakin solid, profesional, modern, dan tangguh dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan maritim Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan dan sekitarnya,” demikian sambutan Gubernur Sulsel yang dibacakan Jufri.

Menurutnya, posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia Timur membuat wilayah laut memiliki arti penting, bukan hanya dari sisi pertahanan, tetapi juga bagi aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

BACA JUGA  Di Bawah Kepemimpinan Prof Zudan, 6,5 Juta Bibit Kopi, Kakao, Kelapa, Durian, Sukun, Alpukat Ditanam di Sulsel Bangkitkan Hortikultura Unggul

Bentang garis pantai dan wilayah perairan Sulsel menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat serta aktivitas perdagangan. Karena itu, keamanan kawasan laut menjadi salah satu faktor pendukung stabilitas dan pembangunan daerah.

Jufri menilai kehadiran Kodaeral VI di Makassar menjadi bagian penting dari upaya menjaga keamanan maritim sekaligus menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Transformasi organisasi tersebut, kata dia, merupakan langkah penguatan struktur TNI Angkatan Laut agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

Pemprov Sulsel juga memberikan apresiasi terhadap kesiapsiagaan prajurit TNI AL yang selama ini turut memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir.

Selain tugas pertahanan, jajaran TNI AL dinilai memiliki kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan sektor maritim, kegiatan sosial kemasyarakatan hingga mitigasi dan penanganan bencana.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara parsial,” ujar Jufri membacakan sambutan Gubernur Sulsel.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga stabilitas wilayah Sulawesi Selatan.

Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang muncul dalam konteks nasional maupun perubahan lingkungan strategis global.

BACA JUGA  KORPRI Sulsel Dukung Peluncuran Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks, Tegaskan Komitmen Lindungi Kesehatan ASN

Memasuki tahun kedua setelah penataan organisasi, Pemprov Sulsel berharap sinergi dengan Kodaeral VI terus diperkuat. Kerja sama tersebut mencakup penegakan hukum di laut, perlindungan ekosistem maritim, kegiatan bakti sosial hingga pengembangan potensi kelautan daerah.

Potensi kebaharian Sulawesi Selatan dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung agenda pembangunan maritim nasional.

Pangkoarmada RI: Jangan Berhenti Berbenah

Sementara itu, Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menyampaikan ucapan selamat atas satu tahun perjalanan Kodaeral VI.

Ia berharap momentum tersebut menjadi energi baru bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI Angkatan Laut, bangsa dan negara.

“Atas nama pribadi dan selaku Panglima Komando Armada RI, saya menyampaikan selamat HUT ke-1 Kodaeral. Semoga momentum ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, berbenah, dan memberikan pengabdian terbaik kepada TNI AL, bangsa, dan negara,” kata Denih.

Menurutnya, tahun pertama merupakan fase penting bagi Kodaeral VI untuk mematangkan peran, memperbaiki sistem kerja dan memperkuat kapasitas organisasi.

Ia menyebut berbagai pembangunan organisasi, peningkatan sarana prasarana serta pengembangan kualitas sumber daya manusia telah menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan tugas ke depan.

BACA JUGA  Dinkes Sulsel Kerahkan 100 Tenaga Kesehatan Bantu Penanganan Bencana di Aceh Tamiang

Denih berharap Kodaeral VI mampu berkembang menjadi organisasi yang profesional, responsif dan adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis.

“Saya berharap Kodaeral terus menjadi organisasi yang profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapsiagaan operasi TNI Angkatan Laut,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan tasyakuran tidak berhenti sebagai seremoni peringatan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan dalam perjalanan organisasi.

“Karena organisasi yang besar adalah organisasi yang terus belajar, terus berbenah, dan tidak pernah berhenti meningkatkan kualitasnya,” tegasnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Jufri mengajak seluruh prajurit Kodaeral VI mempertahankan semangat pengabdian melalui semboyan “Jalesveva Jayamahe”, yang bermakna kejayaan berada di laut.

Ia berharap satu tahun perjalanan Kodaeral VI menjadi pijakan untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat serta memperkokoh kontribusi TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Syamsu Rizal, perwakilan DPRD Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, Pangkoopsud II, Kapolda Sulsel, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending