Tipikor
KPK Periksa 7 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan PMB Unsoed, Ada Wakil Rektor hingga Guru Besar
KITASULSEL–PURWOKERTO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh saksi terkait kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru (PMB) di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dijadwalkan berlangsung di Polresta Banyumas, Selasa (15/9/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, para saksi yang diperiksa berasal dari lingkungan internal Unsoed, mulai dari wakil rektor, guru besar, hingga dosen.
“Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto,” ujar Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (15/9).
Daftar 7 Saksi yang Diperiksa KPK
Tujuh saksi yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan terdiri dari pejabat struktural dan tenaga pengajar Unsoed, yakni:
Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I).
Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (Warek II).
Prof. Dr. Sos. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas (Warek IV).
Mochamad Sugiyarto, Dosen Fakultas Peternakan.
Prof. Dr. Nana Sutikna, M.Hum., Guru Besar Ilmu Filsafat Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Weda Kupita, S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum Unsoed.
dr. Untung Gunarto, Dosen Fakultas Kedokteran Unsoed.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan KPK untuk mengusut dugaan praktik pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di Unsoed.
Enam Orang Jadi Tersangka
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka terdiri dari Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Wakil Rektor III Norman Arie Prayogo, Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto, serta tiga pihak swasta yakni Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono yang disebut merupakan keponakan Akhmad Sodiq.
Keenamnya diduga terlibat dalam praktik pemerasan dan penerimaan gratifikasi terkait proses PMB jalur mandiri periode 2025-2026.
Dalam penyidikan, KPK menemukan sejumlah modus yang diduga digunakan untuk mengatur proses penerimaan mahasiswa. Modus tersebut antara lain permintaan sejumlah uang kepada orang tua calon mahasiswa hingga dugaan pengaturan dan jual-beli kursi.
Dari sekitar 245 kuota mahasiswa jalur mandiri yang tersedia, sebanyak 73 kursi diduga telah disiapkan untuk dikomersialkan.
KPK Amankan Ratusan Juta Rupiah
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait perkara tersebut, KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp665 juta.
Selain uang tunai, penyidik juga menemukan saldo rekening sekitar Rp99 juta, serta sejumlah dokumen dan percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan praktik penerimaan mahasiswa baru tersebut.
KPK masih terus mendalami aliran uang, mekanisme pengaturan kursi, serta pihak-pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam perkara tersebut.
Hingga pemeriksaan para saksi berlangsung, pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka belum memberikan keterangan terkait perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses PMB Unsoed tersebut.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login