Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Luwu Timur Buka Seminar PDGI, Perkuat Deteksi Dini Kanker dan Lesi Prakanker Rongga Mulut

Published

on

KITASULSEL–LUWUTIMUR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, membuka secara resmi kegiatan Seminar dan Hands-on yang diselenggarakan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Luwu Timur bekerja sama dengan PDGI Training Center, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2026 dengan mengusung tema “Skrining Oral dan Deteksi Lesi Prakanker dan Keganasan dalam Mulut”.

Berlangsung selama dua hari, 30 hingga 31 Oktober 2026, kegiatan ini dipusatkan di Aula RSUD I Lagaligo Wotu dan dilaksanakan secara luring serta daring melalui aplikasi Zoom.

Seminar tersebut diikuti 27 peserta secara luring, 37 peserta webinar, 26 peserta hands-on, serta melibatkan 83 peserta dalam kegiatan bakti sosial.

Dalam sambutannya, Ramadhan Pirade yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur menyampaikan apresiasi kepada PDGI Cabang Luwu Timur atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan edukatif dan ilmiah tersebut.

BACA JUGA  Dekan UNM Sebut Bupati Irwan Bachri Syam Jadi Ikon Baru Kampus

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara menyeluruh. Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya melakukan pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin.

Salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian serius adalah lesi prakanker dan keganasan pada rongga mulut. Kondisi tersebut sering kali tidak menunjukkan keluhan pada tahap awal sehingga berpotensi terlambat dikenali dan mendapatkan penanganan medis.

“Oleh karena itu, skrining oral dan deteksi dini terhadap lesi prakanker maupun keganasan dalam mulut menjadi langkah yang sangat penting,” jelasnya.

BACA JUGA  Unik! Guru SDN 247 Sorowako Jadi Koki Dadakan di Dapur Sedekah Expo K-UMKM, Bupati Irwan Beri Apresiasi

Ramadhan menjelaskan, deteksi dini memungkinkan proses penanganan dilakukan lebih cepat, tepat, dan komprehensif. Dengan demikian, peluang kesembuhan dapat meningkat, risiko komplikasi dapat ditekan, serta beban pembiayaan kesehatan masyarakat bisa diminimalkan.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor risiko, teknik pemeriksaan, identifikasi tanda-tanda klinis, hingga mekanisme rujukan dan tata laksana yang sesuai.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperluas jejaring kolaborasi dan mendorong pelaksanaan skrining kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan,” harap Sekda Ramadhan.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas peserta, seminar dan hands-on ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yakni drg. Arny Erawaty Muryah, Sp.PM. dan dr. Hilaluddin.

BACA JUGA  Kisah Inspiratif Warnai Penyerahan SK 814 PNS Luwu Timur, Bupati Irwan Apresiasi Saudara Kembar hingga Tiga Bersaudara yang Lulus Bersama

Kedua narasumber tersebut akan memberikan materi sekaligus penguatan keterampilan praktis mengenai skrining oral serta deteksi dini lesi prakanker dan keganasan pada rongga mulut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya dokter gigi, semakin meningkatkan kemampuan dalam mengenali tanda-tanda awal kelainan pada rongga mulut sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal.

Selain menjadi ruang peningkatan kompetensi tenaga medis, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam memperluas edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending