Entertainment
Rachel Chinouriri Rilis Album Kedua, Pretty Girls Jadi Suara Kepercayaan Diri dan Kebebasan Perempuan
KITASULSEL — MAKASSAR — Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Inggris, Rachel Chinouriri, kembali menarik perhatian pencinta musik internasional melalui album studio keduanya bertajuk I Think I Spoke Too Soon yang resmi dirilis pada 16 Oktober 2026.
Album berisi 12 lagu tersebut menjadi kelanjutan perjalanan musikal Rachel setelah debutnya, What a Devastating Turn of Events, yang dirilis pada 2024.
Salah satu lagu yang mencuri perhatian dalam album terbarunya adalah Pretty Girls. Melalui lagu ini, Rachel mengangkat pesan tentang kepercayaan diri, penerimaan diri, serta kebebasan perempuan dalam mengekspresikan identitas tanpa takut dihakimi orang lain.
Rachel secara terbuka menyampaikan bahwa lagu tersebut ditujukan bagi seluruh perempuan, termasuk perempuan heteroseksual, queer, transgender, hingga mereka yang memiliki ekspresi gender berbeda.
Pesan yang dibawanya tidak hanya berbicara tentang kecantikan secara fisik, tetapi juga keberanian seseorang untuk menerima dirinya sendiri dan menunjukkan siapa dirinya tanpa harus mengikuti penilaian masyarakat.
Secara musikal, album I Think I Spoke Too Soon memperlihatkan perkembangan baru dalam karakter musik Rachel. Jika karya debutnya lebih banyak dipengaruhi indie rock, album terbaru ini bergerak ke arah electronic pop dan indie pop dengan sentuhan synth-pop.
Rachel turut mengeksplorasi pengalaman pribadi, perjalanan mengenali diri sendiri, kebiasaan hidup, hingga proses memaafkan kesalahan masa lalu.
Sebelum album tersebut dirilis, ia telah memperkenalkan sejumlah lagu, di antaranya One Song Away From Crying, Make Believe, dan Broken Chair.
Ketiga lagu tersebut memberikan gambaran mengenai arah musikal yang lebih eksperimental sekaligus memperlihatkan sisi emosional Rachel dalam menyampaikan cerita melalui musik.
Kehadiran album kedua ini menjadi langkah penting dalam perkembangan kariernya sebagai musisi perempuan di industri musik Inggris.
Melalui Pretty Girls, Rachel tidak sekadar menawarkan lagu pop untuk dinikmati, tetapi juga menyampaikan pesan mengenai keberanian, penghargaan terhadap diri sendiri, dan hak setiap perempuan untuk mengekspresikan identitasnya.
Karya tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi ruang untuk menyuarakan pengalaman personal sekaligus membangun pesan sosial yang relevan dengan kehidupan banyak orang.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login