Connect with us

Pendidikan

Bukan Sekadar Belajar, 350 Lansia di Makassar Bersiap Diwisuda

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Usia lanjut bukan berarti berhenti belajar dan berkarya. Semangat itu tercermin melalui program Sekolah Lansia di Kota Makassar yang kini telah menjangkau sekitar 780 peserta di 15 kecamatan.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menyiapkan wisuda bagi sekitar 350 peserta Sekolah Lansia sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-419 Kota Makassar.

Plt Asisten I Pemkot Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan wisuda tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi para lansia yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran.

Sebelum mengikuti prosesi wisuda, peserta telah menjalani 12 kali pertemuan dengan materi yang beragam. Pembelajaran mencakup edukasi kesehatan, peningkatan kemampuan komunikasi, serta kegiatan rekreasi dan wisata bersama.

BACA JUGA  Klarifikasi Kepsek SMPN 7 Makassar, Terkait Dugaan Penjualan Atribut Sekolah

Program ini memiliki pendekatan yang berbeda dari pendidikan formal. Istilah kelulusan yang digunakan adalah standar satu atau S1, bukan gelar sarjana strata satu.

Menurut Irwan, Sekolah Lansia tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi ruang untuk membangun kemandirian, memperluas hubungan sosial, dan menjaga produktivitas para peserta.

Ia menegaskan bahwa kelompok lanjut usia tetap harus mendapatkan ruang dan penghargaan di tengah keluarga maupun masyarakat. Bertambahnya usia tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk beraktivitas dan mengambil peran.

Saat ini, kegiatan Sekolah Lansia telah tersebar di 15 kecamatan dengan memanfaatkan Balai Keluarga Berencana (KB) sebagai pusat pembelajaran di masing-masing wilayah.

BACA JUGA  Pemerintah Siapkan Skema Bertahap untuk Pendidikan Gratis di Sekolah Swasta, Respons Putusan MK

Persyaratan untuk mengikuti program tersebut relatif sederhana, yakni berusia minimal 60 tahun, berdomisili di wilayah setempat, dan memiliki kemauan untuk mengikuti seluruh tahapan pembelajaran.

Peserta yang menyelesaikan proses pembelajaran akan memperoleh ijazah atau tanda kelulusan dari DPPKB Kota Makassar.

Jumlah peserta yang disiapkan untuk diwisuda tahun ini juga menunjukkan peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pada tahun lalu, DPPKB Makassar mewisuda sekitar 250 peserta.

Program Sekolah Lansia menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak memiliki batas usia. Kesempatan untuk memperoleh pengetahuan, membangun pertemanan, dan menjaga kemandirian tetap terbuka bagi siapa pun.

Di tengah perhatian terhadap pendidikan anak dan generasi muda, pemberdayaan lansia juga penting agar mereka tetap merasa dihargai, dilibatkan, dan memiliki ruang untuk berkembang di lingkungan sosialnya.

BACA JUGA  Pengawas Sekolah Gelar Sosialisasi Tentang Kebijakan Baru Kemendikdasmen di UPT SPF SMPN 49 Makassar

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending