Sulsel Keren
Karnaval Budaya Makassar Digelar 8 November, Parade Adat Empat Etnis Meriahkan Pantai Losari
KITASULSEL — MAKASSAR — Kota Makassar akan menghadirkan perayaan keberagaman budaya melalui Karnaval Budaya dan Parade Kostum Adat Nusantara yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026, di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar ini akan menampilkan arak-arakan kostum kreasi dari empat etnis utama Sulawesi Selatan, yakni Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.
Berdasarkan agenda resmi Pemerintah Kota Makassar, karnaval dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WITA. Penyelenggaraannya melibatkan perwakilan dari 15 kecamatan serta komunitas seni.
Gandrang Bulo hingga Parade Kostum Adat
Salah satu atraksi yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah penampilan Gandrang Bulo secara massal. Kesenian tradisional tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan yang menggambarkan kekayaan seni dan identitas masyarakat Sulawesi Selatan.
Selain itu, parade kostum adat akan menampilkan kreativitas dalam mengangkat unsur budaya daerah ke ruang publik. Perpaduan busana tradisional dan kreasi seni diharapkan menghadirkan pertunjukan yang menarik sekaligus memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat luas.
Kegiatan ini juga dirancang melibatkan seniman lokal, kelompok marching band, serta delegasi paguyuban Nusantara.
Bukan Sekadar Perayaan, tetapi Ruang Pelestarian Budaya
Karnaval budaya menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali kekayaan tradisi kepada generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, ruang ekspresi seperti ini penting agar budaya daerah tidak hanya dikenal melalui cerita, tetapi juga dapat disaksikan dan dipelajari secara langsung.
Keterlibatan komunitas seni dan perwakilan kecamatan juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam merawat identitas budaya kotanya.
Momentum HUT ke-419 Makassar pun dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kebanggaan terhadap keberagaman etnis yang hidup berdampingan di kota ini.
Melalui parade di Pantai Losari, masyarakat tidak hanya diajak menikmati kemeriahan karnaval, tetapi juga melihat bahwa kekayaan budaya Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja merupakan bagian penting dari identitas Sulawesi Selatan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login