Connect with us

NEWS

Australia Kerahkan Pesawat Hercules untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kutai Timur

Published

on

KITASULSEL–KUTAITIMUR – Pemerintah Australia mulai mengerahkan bantuan udara untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Operasi pemadaman dilakukan menggunakan pesawat Lockheed C-130H Hercules melalui metode pengeboman air atau water bombing.

Bantuan tersebut dikerahkan setelah kebakaran meluas dan mulai berdampak terhadap masyarakat. Asap kebakaran bahkan dilaporkan telah memasuki kawasan permukiman di Kecamatan Sangatta Utara.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, Khairunnisanur, mengatakan pihaknya telah menyerahkan sejumlah titik koordinat kebakaran yang menjadi prioritas penanganan melalui operasi udara.

“Jadi kami telah menyampaikan kepada mereka titik-titik koordinat yang harus dilakukan tindakan pengeboman atau water bombing,” kata Khairunnisanur, dikutip dari Antara, Senin (9/11/2026).

BACA JUGA  Seleksi CPNS Pemkot Makassar 2024 Dibuka 20 Agustus, Simak Jadwal Lengkap dan Formasinya di Sini

Salah satu lokasi kebakaran berada di Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara. Kebakaran di kawasan tersebut dilaporkan telah menghanguskan sekitar 4 hektare lahan.

Kondisi lahan yang kering menyebabkan api mudah menjalar sehingga meningkatkan risiko kebakaran meluas ke kawasan sekitar, termasuk permukiman penduduk.

Sebelum bantuan udara dikerahkan, BPBD Kutai Timur telah meminta dukungan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Dua Pesawat Dikerahkan untuk Operasi Water Bombing

Operasi pemadaman dari udara melibatkan dua pesawat yang diberangkatkan dari Balikpapan. Pesawat Lockheed C-130H Hercules digunakan untuk menjalankan misi pengeboman air, sedangkan pesawat Cessna Citation bertugas sebagai pesawat pemandu.

Pesawat pemandu berfungsi membantu mengarahkan operasi udara menuju titik-titik kebakaran berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan.

BACA JUGA  DPR Soroti Kasus Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat

Khairunnisanur menjelaskan bahwa penentuan sasaran pengeboman air dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kedaruratan setiap lokasi.

Titik kebakaran yang menjadi prioritas adalah kawasan dengan api yang mendekati permukiman, memiliki luasan terdampak besar, serta membutuhkan penanganan segera.

“Nanti dari mereka melakukan pantauan melalui udara untuk menentukan titik koordinat yang sifatnya darurat, dekat dengan permukiman, serta luasannya tinggi,” ujarnya.

Akses Lokasi Kebakaran Menjadi Kendala

Selain luasnya area terdampak, sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Sejumlah titik api berada di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel pemadam melalui jalur darat. Kondisi tersebut membuat operasi udara diperlukan untuk membantu mempercepat penanganan.

BACA JUGA  PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene untuk TNI AL, Ditargetkan Rampung dalam Delapan Tahun

Khairunnisanur mengatakan seluruh titik api yang terpantau saat ini menjadi perhatian karena berpotensi mendekati kawasan permukiman.

“Hari ini semua titik api mendekati permukiman, jadi yang penting melakukan tindakan dulu, nanti pelaporan menyusul,” katanya.

BPBD Kutai Timur bersama relawan pun memprioritaskan pemadaman langsung pada lokasi-lokasi yang dinilai paling berisiko terhadap keselamatan warga.

Operasi pemadaman melalui jalur darat dan udara diharapkan dapat menekan perluasan kebakaran, mengurangi dampak asap, serta mencegah api menjangkau lebih banyak kawasan permukiman di Kutai Timur.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending