Connect with us

Daerah

Dua Wahana Hiburan Baru Ramaikan Malili, UMKM Lokal Ikut Kecipratan Rezeki

Published

on

KITASULSEL–LUWUTIMUR — Dua wahana hiburan baru hadir di Malili, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan. Kehadiran Funderland Indonesia di area Terminal Malili dan Pasar Malam di kawasan Puncak Indah (Lorong 4 Trans) kini menjadi magnet baru bagi masyarakat.

Kedua lokasi tersebut tidak hanya menawarkan alternatif rekreasi bagi warga, tetapi juga ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Malili.

Sejak dibuka pada Sabtu (5/9/2026), kawasan Terminal Malili yang selama ini identik dengan aktivitas transportasi berubah menjadi ruang publik yang lebih hidup. Funderland Indonesia menghadirkan konsep hiburan yang dipadukan dengan edukasi bagi anak dan keluarga.

Berbagai fasilitas tersedia di wahana tersebut, mulai dari replika dinosaurus, arena permainan anak, hingga sarana interaksi dengan sejumlah satwa seperti reptil dan burung hantu.

Sementara itu, Pasar Malam yang berlokasi di Lapangan Puncak Indah, Kecamatan Malili, turut menghadirkan suasana rekreasi rakyat yang meriah. Beragam pedagang dan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan produk makanan dan berbagai dagangan kepada pengunjung.

BACA JUGA  Pemkab Sinjai Terima 4,5 Miliar dari Pemprov Sulsel

UMKM Rasakan Peningkatan Transaksi

Kehadiran dua pusat keramaian baru itu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas perdagangan masyarakat.

Meningkatnya jumlah pengunjung membuat para pelaku UMKM yang berjualan di dalam maupun di sekitar lokasi wahana mendapatkan peluang pasar yang lebih besar.

Gita (38), pelaku UMKM kuliner yang berjualan di area Funderland Indonesia, mengaku merasakan peningkatan aktivitas transaksi sejak wahana tersebut dibuka.

“Wahana ini sangat membantu pelaku usaha kecil. Ramainya pengunjung membuat penjualan meningkat dibanding hari biasa, dan kami berharap kondisi ini konsisten membantu perekonomian pedagang selama satu bulan ke depan,” ujar Gita saat dikonfirmasi, Ahad (6/9/2026).

Hal serupa dirasakan Aliya (25), pedagang dimsum yang berjualan di Pasar Malam Puncak Indah.

Menurut Aliya, tingginya antusiasme masyarakat membuat dagangannya selalu habis sejak malam pertama kegiatan tersebut berlangsung.

“Respons masyarakat sangat tinggi. Dalam dua malam terakhir dagangan kami selalu habis. Kegiatan pasar malam seperti ini sangat membantu usaha kecil seperti kami untuk mendapatkan pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Pasar Malam Puncak Indah tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 26 September 2026.

BACA JUGA  Stok Blangko e-KTP di Pinrang Menipis, Disdukcapil Imbau Masyarakat Manfaatkan IKD

Jadi Pilihan Rekreasi Keluarga

Selain memberikan dampak ekonomi, keberadaan Funderland Indonesia dan Pasar Malam juga menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Adi, warga Dusun Karebbe, Desa Laskap, Kecamatan Malili, misalnya, sengaja mengajak istri dan ketiga anaknya mengunjungi Funderland untuk mengisi waktu akhir pekan.

Menurutnya, konsep yang ditawarkan Funderland tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga pengalaman edukatif bagi anak-anak.

“Bagi kami, ini bukan cuma tempat main anak, tapi ada nilai edukasinya. Anak-anak bisa kenal dan interaksi langsung dengan hewan yang jarang mereka lihat seperti ular dan burung hantu secara aman dan ramah,” ungkap Adi.

Anaknya, Raisa, siswi kelas 4 sekolah dasar, juga mengaku senang bisa mengunjungi wahana tersebut.

Ia antusias berfoto dengan replika dinosaurus sekaligus melihat dan mengenal sejumlah satwa dari jarak dekat.

Pemkab Lutim Dorong Ruang Publik dan UMKM

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penataan ruang publik dan dukungan terhadap kegiatan rekreasi kemasyarakatan diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara kebutuhan hiburan warga dengan penguatan ekonomi lokal.

BACA JUGA  Bupati Pinrang Irwan Hamid Temui Menteri Pertanian, Bahas Strategi Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan Petani

Camat Malili, H. Hasimning, mengatakan pemanfaatan area dan fasilitas publik untuk kegiatan hiburan masyarakat menjadi salah satu langkah strategis untuk menghidupkan kawasan perkotaan.

Menurutnya, aktivitas yang menghadirkan keramaian juga harus memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang.

“Kehadiran sarana hiburan dan rekreasi ini memberikan ruang rekreasi yang positif dan edukatif bagi warga. Namun yang tak kalah penting, Pemda Luwu Timur berkomitmen memanfaatkan potensi keramaian ini untuk membuka ruang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal agar dapat berkembang dan meningkatkan pendapatannya,” ujar Hasimning.

Dengan hadirnya Funderland Indonesia dan Pasar Malam Puncak Indah, Malili kini memiliki tambahan ruang rekreasi yang tidak hanya menjadi tujuan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi titik perputaran ekonomi baru bagi pelaku usaha kecil.

Kolaborasi antara kegiatan rekreasi, pemanfaatan ruang publik, dan keterlibatan UMKM tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Luwu Timur.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending