DISKOMINFO LUWU TIMUR
BPBD Luwu Timur Petakan Warga di Daerah Rawan Bencana, 128 Desa dan Kelurahan Didorong Siapkan Jalur Evakuasi
KITASULSEL–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendata masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana sekaligus mendorong pemasangan rambu dan jalur evakuasi serta penentuan titik kumpul aman di 125 desa dan 3 kelurahan di Kabupaten Luwu Timur.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana untuk mengidentifikasi masyarakat yang berpotensi terdampak sekaligus menyediakan data sebagai dasar perencanaan penanggulangan bencana sesuai karakteristik dan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, dr. April, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dibangun sejak dini. Menurutnya, upaya tersebut tidak cukup hanya dengan mengetahui wilayah yang berisiko, tetapi juga memastikan masyarakat memahami langkah penyelamatan ketika bencana terjadi.
“Pendataan masyarakat di daerah rawan bencana sangat penting untuk mengetahui potensi risiko dan kebutuhan penanganan di setiap wilayah. Kami juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan agar memperhatikan keberadaan jalur evakuasi serta titik kumpul yang aman sehingga masyarakat memiliki panduan yang jelas saat menghadapi situasi darurat,” ujar dr. April.
Ia juga mengingatkan agar perencanaan evakuasi memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Hal tersebut penting agar proses penyelamatan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan tidak mengabaikan masyarakat yang membutuhkan bantuan khusus ketika terjadi keadaan darurat.
Selain melakukan pendataan, BPBD Luwu Timur mendorong pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan untuk menindaklanjuti kebutuhan pemasangan rambu serta penunjuk arah jalur evakuasi dan penetapan titik kumpul berdasarkan potensi ancaman bencana di masing-masing wilayah.
Dalam pelaksanaannya, penyediaan rambu dan papan informasi kebencanaan juga perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk Peraturan Kepala BNPB Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rambu dan Papan Informasi Bencana.
Keberadaan rambu yang jelas dan mudah dipahami diharapkan membantu masyarakat mengenali potensi bahaya, mengetahui arah penyelamatan, serta menemukan lokasi titik kumpul yang telah ditentukan.
BPBD menilai keberadaan jalur evakuasi dan titik kumpul merupakan bagian penting dari upaya pengurangan risiko bencana. Dengan tersedianya informasi yang memadai, masyarakat diharapkan tidak mengalami kebingungan ketika menghadapi situasi darurat dan dapat mengikuti arahan petugas dengan baik.
Di sisi lain, koordinasi antara BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat perlu terus diperkuat agar informasi kebencanaan dapat tersampaikan secara luas.
Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam membangun budaya sadar bencana, mulai dari mengenali ancaman di lingkungan tempat tinggal hingga memahami prosedur evakuasi yang harus dilakukan.
Melalui program yang menyasar 128 desa dan kelurahan tersebut, BPBD Luwu Timur berharap tingkat kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat. Pemerintah desa dan kelurahan juga diharapkan dapat memastikan informasi jalur evakuasi dan titik kumpul tersedia serta mudah diakses warga.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui BPBD berkomitmen untuk terus memperkuat langkah pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin tangguh, mandiri, dan sigap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di wilayah Kabupaten Luwu Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login