Ekonomi
Makassar Expo Buka Ruang bagi 30 IKM Lokal, Produk Daerah Didorong Tembus Pasar Lebih Luas
KITASULSEL — MAKASSAR — Puluhan produk industri lokal mendapat kesempatan tampil dan menjangkau konsumen lebih luas melalui Pameran Makassar Expo Bidang Perindustrian yang digelar di Mall Ratu Indah, Makassar, pada 7–8 November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Makassar membuka akses promosi dan pemasaran bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Kota Makassar dalam rangka menyambut HUT ke-419 Kota Makassar, pameran tersebut menghadirkan sekitar 30 pelaku IKM dengan beragam produk unggulan lokal.
Bagi pelaku usaha kecil, kesempatan memamerkan produk di ruang publik seperti pusat perbelanjaan bukan sekadar memperkenalkan barang kepada pengunjung. Kegiatan ini juga membuka peluang bertemu calon pembeli, distributor, hingga mitra usaha yang berpotensi memperluas jaringan pemasaran.
Selama pameran berlangsung, masyarakat dapat melihat, mengenal, dan membeli produk lokal secara langsung. Interaksi antara pelaku usaha dan pengunjung diharapkan membantu meningkatkan pengenalan produk sekaligus mendorong penjualan.
Selain pameran produk, Makassar Expo juga menghadirkan talkshow, layanan publik, perlombaan, hiburan, serta kampanye edukasi. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk, tetapi juga memperoleh pengalaman dan informasi yang bermanfaat.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan menempatkan kegiatan ini sebagai salah satu sarana memperkuat daya saing IKM. Keterbatasan akses promosi dan pemasaran yang masih dihadapi pelaku usaha menjadi alasan pentingnya ruang pertemuan langsung antara produsen, konsumen, dan mitra bisnis.
Pameran yang berlangsung pukul 10.00 hingga 19.00 WITA ini terbuka untuk masyarakat umum. Melalui kegiatan tersebut, produk lokal diharapkan semakin dikenal, memiliki jaringan pemasaran yang lebih luas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
Makassar Expo sekaligus menjadi pengingat bahwa penguatan industri daerah tidak cukup hanya dengan menghasilkan produk. Pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar, promosi yang berkelanjutan, dan kesempatan untuk membangun kerja sama agar usahanya dapat terus berkembang.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login