Connect with us

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Instruksikan Seluruh Kepsek Perketat Penjagaan Sekolah

Published

on

Kitasulsel, Makassar–– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan seluruh stakeholder terkait untuk memperketat penjagaan bagi siswa di area sekolah.

“Kita mengintruksikan seluruh Dinas Pendidikan, utamanya Kepala Sekolah untuk memperketat pengawasan dilingkungan sekolah bagi para siswa,” ungkapnya, Kamis (12/1/2023).

Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi baru-baru terjadi kasus penculikan anak.

“Perketat penjagaan sekolah dan memastikan anak sekolah tiba di rumah masing-masing. Pastikan anak-anak dijemput oleh keluarga saat pulang sekolah,” pintanya.

Ia pun meminta para orang tua untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi anak-anaknya.

“Termasuk mengawasi jemputan anak sekolah. Serta dilingkungan sekitar,” pungkasnya.(Maya)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Cak Imin Minta Muktamar ke-35 PBNU Bebas Politik Uang: Mari Murnikan Kembali NU

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta agar pelaksanaan Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terbebas dari praktik politik uang.

Menurut dia, NU harus dikembalikan kepada khitahnya dan tidak boleh dikotori oleh kepentingan tertentu.

Hal itu disampaikan Cak Imin saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, usai menghadiri PKB Run 2026 yang menjadi rangkaian perayaan puncak Harlah ke-28 PKB, Minggu (26/7).

Saat ditanya soal dukungannya terhadap calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar, Cak Imin menegaskan penentuan pemimpin NU sepenuhnya menjadi kewenangan peserta muktamar.

“Ya tentu kita serahkan sepenuhnya kepada peserta muktamar. Yang penting, mari kita bongkar kalau ada yang pakai uang, mari kita murnikan kembali NU,” kata Cak Imin.

Ia menegaskan, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu tidak boleh dicemari oleh kepentingan uang maupun perebutan aset.

“Karena NU tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan uang terutama perebutan-perebutan aset yang ada. Mari kita kembalikan NU kepada ulama,” ujarnya.

Menjelang Muktamar ke-35 PBNU, sejumlah tokoh telah menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Mereka di antaranya Kiai Zulfa Mustofa, Gus Yusuf Chudlori, Gus Salam Shohib, Gus Kikin, dan Prof Nasaruddin Umar.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menyampaikan syarat dukungan minimal 99 suara bagi calon Ketua Umum PBNU akan ditetapkan melalui pembahasan tata tertib dalam Muktamar ke-35.

Adapun Muktamar ke-35 PBNU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Continue Reading

Trending